Hanura

Yunus Yosfiah: Ngapain Panglima TNI, Kapolri dan Kapolda Kumpul di Rumah Mega?

 SENIN, 18 AGUSTUS 2014 , 21:56:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Yunus Yosfiah: Ngapain Panglima TNI, Kapolri dan Kapolda Kumpul di Rumah Mega?
RMOL. Tim Perjuangan Merah Putih untuk Kebenaran dan Keadilan  Prabowo-Hatta akan mengusut tuntas berbagai intervensi yang terjadi dalam pilpres 2014. Pertemuan sejumlah petinggi aktif dengan Megawati Soekarnoputri dua hari setelah pencoblosan, diduga menjadi bagian dari kegiatan tersebut.
"Saat 11 Juli, dua hari setelah pencoblosan Kapolri Sutarman, Panglima TNI Moeldoko dan Kapolda DKI Jakarta Dwi Priyatno datang ke rumah Megawati di Teuku Umar Menteng," ujar Ketua Tim Perjuangan Merah Putih untuk Kebenaran dan Keadilan, Yunus Yosfiah, kepada wartawan di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jakarta (Senin, 18/8).

Mantan Kepala Staf Sosopol ABRI itu mengaku mendapat bocoran tentang pertemuan di RUmah Mega yang berlangsung tertutup itu. Sutarman, Moeldoko dan Dwi Priyatno mendatangi rumah Mega pada siang hari, sekitar pukul 12.30. Kedatangan mereka untuk menyampaikan beberapa pengumuman.

Sebelum ketiganya datang, berdasar informasi yang diperoleh Yunus, di kediaman Mega sudah ada Capres PDIP Joko Widodo, Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani. Yunus membeberkan panglima TNI Moeldoko datang berjaket hitam. Sementara Sutaraman datang berpakaian biasa dan Dwi Priyanto berpakaian dinas.

"Makanya saya akan mencoba melaporkan ini ke DPR. Tadinya ke MK juga saya mau beri tahu, cuma sudah telat. Jadi di DPR nanti bisa meminta keterangan orang-orang tersebut ngapain ke rumah Mega," kata Yunus.

Menurut Yunus dirinya sudah pernah mengungkapkan hal ini kepada beberapa media, tapi keterangannya sering dihilangkan dan tidak muncul.[dem]

Komentar Pembaca
Parpol Baru Berpeluang Dulang Suara

Parpol Baru Berpeluang Dulang Suara

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

PDIP: Calon Wapres Harus Punya Kinerja Dan Kelebihan Tertentu
Persaingan Jabar Ditentukan Dua Pasangan Ini
UU MD3

UU MD3

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

Anies Tersenyum Ditanya Posternya Bersama JK
'Jokowi' Versi Hanura Mulai Diviralkan

'Jokowi' Versi Hanura Mulai Diviralkan

JUM'AT, 23 FEBRUARI 2018

TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

Unifikasi Dua Korea Bisa Segera Terjadi

, 22 FEBRUARI 2018 , 11:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00