Hanura

Menristekdikti: Kalau Ada Indikasi Silahkan Lapor Polisi

 KAMIS, 03 NOVEMBER 2016 , 03:14:00 WIB | LAPORAN: JOHANNES NAINGGOLAN

Menristekdikti: Kalau Ada Indikasi Silahkan Lapor Polisi

Muhammad Nasir/Net

RMOL. Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir mempersilahkan penegak hukum untuk menelisik dugaan permainan uang dalam pemilihan rektor di Perguruan Tinggi Negeri.
Dia menyarankan agar pihak-pihak yang memiliki bukti indikasi permainan uang dalam pemilihan rektor untuk melapor ke penegak hukum.

Menurut Nasir hal itu penting dilakukan agar marwah pendidikan di Indonesia tetap terjaga dan supaya tidak merusak pendidikan tinggi.

"Saya selalu sampaikan. Kalau perguruan tinggi terjadi korupsi bagaimana menciptakan daya saing," ucap Nasir saat ditemui di Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Rabu (2/11).

"Kalau ada indikasi silahkan lapor polisi," sambungnya.

Mantan Rektor Universitas Diponegoro itu mengaku tidak mengetahui adanya permainan uang dalam pemilihan rektor di PTN. Selama menjabat sebagai menteri, dirinya hanya fokus bagaimana pelaksaan pemilihan rektor berjalan lancar dan mengurusi bagaimana latar belakang para calon-calon rektor.

"Saya demi Allah tidak pernah tahu, karena tidak pernah urusan dengan itu," tegas Nasir.

Sementara itu, anggota Ombudsman RI, Laode Ida mengungkapkan jika pihaknya mengantongi laporan terkait indikasi dugaan permainan uang tersebut. Sayangnya dia belum mau membeberkannya.

"Tapi saya belum bisa ungkapkan apa-apa. Karena baru indikasi indikasi awal, nanti tentu kami tidak akan melaporkan kepada polisi tapi kami sampaikan kepada pihak bapak. Mungkin lebih bijak supaya bapak membaca isyarat, mungkin orang-orang di sekitar bapak, atau orang orang tertentu, atau orang tertentu yang menjadi oknum-oknum itu," ujar Laode.

Pada kesempatan ini Laode tak menampik adanya cacat moral terkait pemilihan rektor di Universitas Halu Oleo. Ombudsman RI selain itu juga mencatat adanya status keanggotaan senat pemilih rektor yang menyalahi aturan pemerintah. Seperti, kepala unit perpusatakaan dan kepala unit komputer yang menjadi anggota senat.

Ombudsman RI juga menyoroti pemilihan rektor di Universitas Negeri Manado. Itu terkait rektor terpilih Yani Julyeta Runtuwene yang terlibat pembelajaran jarak jauh. Aktivitas mengajat jarak jauh tersebut melanggar UU No 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi.

"Kasus yang lain adalah bagaimana proses-prosesnya menurut tinjauan kami cacat moral akademik. Intervensi rektor yang begitu kuat sampai pasang pengumuman di koran. Secara terbuka (ditulis) 'demi Allah saya mendukung (calon) ini'," tutup Laode. [rus]

Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Syahganda Dan Eggi Sudjana Gabung PAN

Syahganda Dan Eggi Sudjana Gabung PAN

, 12 APRIL 2018 , 18:15:00

Pertemuan Tertutup PDIP-PKB

Pertemuan Tertutup PDIP-PKB

, 12 APRIL 2018 , 03:52:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00