Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience
Ramadhan

Pemilik KM Zahro Express Berpotensi Jadi Tersangka

Politik  RABU, 04 JANUARI 2017 , 16:41:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

RMOL. Buntut terbakarnya kapal motor (KM) Zahro Express berpotensi menyeret tersangka lain.
Saat ini, pihak Direktorat Polisi Perairan (Dit Polair) Polda Metro Jaya (PMJ) masih mendalami siapa saja yang terlibat dalam kasus KM Zahro tersebut.

"Semua masih kami dalami dahulu. Siapa yang terlibat. Kalau setelah analisa memang ada yang memenuhi unsur (pidana), akan kami tersangkakan," ujar Direktur Dit Polair Komisaris Besar Hero Hendrianto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/1).

Hero menjelaskan bahwa Polisi masih menelusuri keberadaan pemilik KM Zahro yang masih buron. Dit Polair bahkan melibatkan Ditreskrimum PMJ untuk menelusuri keberadaan pemilik KM Zahro dan mencocokan keterangan dari Nahkoda kapal yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Ali.

Dalam pemeriksaan sebelumnya, Ali diduga sengaja melebihkan manifes kapal hingga 119 penumpang. Padahal, total maksimal manifes kapal tersebut, hanya berkapasitas 100 penumpang.

Polisi menilai, seorang nakhoda kapal berkewenangan untuk mengijinkan atau membatalkan pelayaran. Sehingga, seharusnya Ali tidak perlu memaksakan untuk berlayar dengan manifes melebihi kapasitas.

"Atas kewenangan dan jabatannya, nahkoda berhak membatalkan pelayaran apabila ada hal yang dirasa kurang ketat. Salah satunya, manifes yang tidak sesuai dengan fisik penumpang," paparnya.

Akibat insiden tersebut, puluhan korban terpaksa meregang nyawa saat kapal terbakar di tengah laut. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Ali dijerat pasal 302 UU Pelayaran dengan ancaman kurungan pidana maksimal 3 tahun dan denda Rp 400 juta. [ian]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Jangan Coba-coba Sweeping

Jangan Coba-coba Sweeping

, 29 MEI 2017 , 09:00:00

Tamparan Keras Untuk Jokowi

Tamparan Keras Untuk Jokowi

, 28 MEI 2017 , 21:00:00

Penegasan Bhinneka Tunggal Ika

Penegasan Bhinneka Tunggal Ika

, 27 MEI 2017 , 00:42:00

Kecam Gugatan JICT

Kecam Gugatan JICT

, 28 MEI 2017 , 19:40:00

Jenguk Korban Bom

Jenguk Korban Bom

, 27 MEI 2017 , 03:11:00