Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Megawati: Kalau Islam, Jangan Jadi Orang Arab

Politik  SELASA, 10 JANUARI 2017 , 12:57:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

RMOL. Pancasila harus dijadikan 'the way of life' agar bangsa Indonesia tidak kehilangan jati dirinya.
Begitu ditekankan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri dalam pidato politiknya saat HUT ke-44 PDIP di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (10/1).

Megawati menegaskan, ada tiga poin atau Trisila penting dari Pancasila.

Pertama, sebut Megawati, sosio-nasionalisme yang merupakan perasan dari kebangsaan dan internasionalisme, kebangsaan dan peri kemanusiaan.

Kedua sosial demokrasi. Ini bukan berarti demokrasi dari bangsa barat. Tapi demokrasi yang melekat dengan kesejahteraan sosial.

Terakhir, lanjut Megawati, adalah ketuhanan. Menurut Megawati, bukan berarti ketuhanan derajatnya paling bawah. Tapi justru ketuhanan harus dijadikan pondasi kebangsan ekonomi dan politik.

"Tanpa ketuhanan bangsa pasti oleng. Ketuhanan yang dimaksud adalah Ketuhanan dengan cara berkebudayaan dan berkeadaban; dengan saling hormat menghormati satu dengan yang lain, dengan tetap tidak kehilangan karakter dan identitas sebagai bangsa Indonesia," urai Megawati.

Menurut Megawati, untuk mencapai landasan itu butuh Pancasila dan pemerintahan stabil. Mengutip kata-kata Presiden Soekarno, imbuh Megawati Indonesia seharusnya mempertahankan pelbagai budaya dan adat istiadat.

"Bung Karno bilang jadi Hindu jangan jadi India, mau jadi orang Islam jangan jadi orang Arab. Kalau mau Kristen jangan jadi orang Yahudi. Tetap jadi orang Indoneia dengan adat budaya yang kaya raya," ulas Megawati.[wid] 

Komentar Pembaca
Ceritakan Persetujuan Jokowi

Ceritakan Persetujuan Jokowi

JUM'AT, 20 JANUARI 2017 , 20:14:00

Habib Rizieq & Jenderal Tyasno

Habib Rizieq & Jenderal Tyasno

JUM'AT, 20 JANUARI 2017 , 22:59:00

Dikawal Petugas

Dikawal Petugas

JUM'AT, 20 JANUARI 2017 , 22:32:00