Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Menteri Bambang Dorong Pengembangan Inovasi Daerah

Politik  RABU, 11 JANUARI 2017 , 10:48:00 WIB

Menteri Bambang Dorong Pengembangan Inovasi Daerah

Bambang Brodjonegoro/Net

RMOL. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dengan dukungan Kedutaan Australia melalui Knowledge Sector Initiative (KSI) menyelenggarakan Seminar Nasional bertajuk "Pembangunan lnovatif, Pemimpin Kreatif, dan Daerah Kompetitif".
Seminar nasional yang diselenggarakan Kedeputian Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas ini bertujuan untuk menciptakan forum lintas pemangku kepentingan (stakeholders) untuk berbagi pengalaman mengenai praktik cerdas (smart practices) yang berhasil dilaksanakan oleh beberapa pemerintah daerah sebagai upaya mempercepat pembangunan yang berkesinambungan.

Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro menyatakan penyelenggaraan seminar inovasi daerah tersebut dapat mencapai setidaknya dua tujuan sekaligus.

Pertama, forum ini akan menjadi stimulus dalam pengintegrasian kebijakan inovasi daerah di tataran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah bersama aktor-aktor pembangunan lainnya. Sinergi dan harmonisasi kebijakan Iintas pemangku kepentingan untuk mengembangkan inovasi daerah penting untuk mencapai output dan outcome pembangunan yang Iebih optimal.

Kedua, menjadikan daerah-daerah yang melaksanakan smart practices sebagai teladan dan contoh sehingga pelaksanaan inovasi yang dinilai berhasil dapat diduplikasi dan diimplementasikan oleh daerah-daerah lainnya.

"Saya berharap forum ini juga dapat menghasilkan masukan strategis dalam penyusunan kebijakan inovasi daerah bersifat holistik-tematik, integratif-spasial, terutama untuk diintegrasikan dalam dokumen perencanaan dan penganggaran nasional serta daerah mengingat integrasi inovasi ke dalam dokumen perencanaan dan penganggaran penting untuk menjamin keberlanjutan inovasi daerah," sebut Menteri Bambang di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (11/1).

Dalam seminar nasional ini, disajikan hasil kajian "Analisis Kebijakan lnovasi Kepala Daerah dalam Mendukung Percepatan Pembangunan Daerah" yang dilaksanakan oleh Kedeputian Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas pada 2016 di empat provinsi dan delapan kabupaten/kota. Sejumlah faktor yang menjadi penentu dalam keberhasilan pengembangan inovasi daerah, di antaranya kepemimpinan kepala daerah, kapasitas aparatur pemerintah, partisipasi aktif masyarakat dan implementasi regulasi.

Dalam seminar ini, perwakitan dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta turut hadir untuk berbagi pengalaman tentang dampak inovasi bagi pertumbuhan ekonomi dan daya saing bisnis. Pemerintah Australia mengakui pentingnya inovasi sebagai penggerak daya saing, pertumbuhan ekonomi, dan perbaikan standar hidup sebagai tujuan akhir. Melalui Agenda Nasional lnovasi dan Sains, Australia merangkul ide-ide baru dan memanfaatkan sumber pertumbuhan baru untuk memberikan kemakmuran ekonomi berlanjut bagi AustraIia.

Hal ini dilengkapi dengan pengakuan bahwa pertumbuhan perlu dipimpin oleh inovasi, serta didorong oleh tindakan kewirausahaan dan terobosan-terobosan baru.

Pemerintah Australia, melalui KSI, mendukung Bappenas untuk memperkuat Pusat Pengetahuan (Knowledge Center) dalam mengembangkan sistem yang menghimpun praktik cerdas darl seluruh daerah di Indonesia sehingga dapat diperluas penerapannya di daerah lain," ujar Counsellor for Poverty and Social Development DFAT Nicola Nixon.

Sebagai rangkaian dari seminar tersebut, diskusi publik dalam format bincang-bincang dilaksanakan dengan menghadirkan narasumber perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kemenristekdikti, BPPT, Kementerian PAN/RB, dan LAN, yang menyampaikan kebijakan Pemerintah Pusat yang telah dilaksanakan dalam rangka mendorong pelaksanaan inovasi di daerah serta merespons praktik cerdas inovasi daerah yang telah dilakukan sejauh ini. Berbagai kebijakan dan program pembangunan yang inovatif harus hadir sebagai solusi yang efektif dan eflslen untuk menjawab permasalahan di daerah dengan melibatkan semua elemen pembangunan, mulai dari Pemerintah Pusat dan Daerah, badan usaha dan swasta, perguruan tinggi, masyarakat madani, serta lembaga non-pemerintah lainnya.

Hadir sebagai narasumber untuk menyajikan sejumlah praktik cerdas daerah adalah Walikota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, serta Asisten lI Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Denny Juanda Puradimadja, yang dianggap telah berhasii menerapkan inovasi untuk meningkatkan pelayanan publik. Selain itu, Komisioner Ombudsman juga hadir untuk memberikan perspektif pelayanan publik terkait keberhasilan pelaksanaan inovasi daerah. [rus]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
SBY-Prabowo Mengancam Petahana

SBY-Prabowo Mengancam Petahana

, 27 JULI 2017 , 19:00:00

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

, 27 JULI 2017 , 15:00:00

Mengajar Anak Papua

Mengajar Anak Papua

, 26 JULI 2017 , 02:11:00

Tukaran Topi

Tukaran Topi

, 26 JULI 2017 , 00:18:00

Mengunjungi Makam Raja Demak

Mengunjungi Makam Raja Demak

, 26 JULI 2017 , 01:32:00