Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Habib Rizieq Tak Masalah Dijemput Paksa

Politik  RABU, 11 JANUARI 2017 , 15:46:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Habib Rizieq Tak Masalah Dijemput Paksa

Rizieq Shihab/Net

RMOL. Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempersilakan siapa pun untuk melaporkan dirinya ke polisi.
"Tidak apa-apa, setiap orang yang merasa dirugikan punya hak untuk melapor ke polisi," ujarnya di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1).

Rizieq dilaporkan salah satu dari putri proklamator Soekarno, Sukmawati Soekarnoputri Oktober 2016 lalu atas dugaan melecehkan Pancasila. Videonya pun sudah viral di salah satu situs berbagi video Youtube sejak Oktober 2016 lalu. Kasusnya saat ini tengah ditangani oleh Polda Jawa Barat.

Habib Rizieq mengingatkan kepolisian untuk mengusut kasus tersebut sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Apalagi ini negara hukum.

"Tolong catat baik-baik, Indonesia adalah negara hukum bukan negara polisi," tegasnya.

Artinya, lanjut Rizieq, polisi harus menjalankan fungsinya sebagai penegak hukum. Jangan sampai polisi memperalat hukum untuk memanggil atau tidak memanggil sesuai seleranya.

"Tidak bisa begitu, hukum harus ditegakkan. Saya pikir itu saja, pokoknya Indonesia negara hukum," lanjutnya.

Diketahui besok (Kamis, 12/1) merupakan panggilan kedua oleh Polda Jawa Barat, menyusul panggilan pertama Rizieq pada 5 Januari 2017 lalu, Rizieq mangkir dengan alasan sakit.

Ditanya soal kehadirannya besok, Rizieq pun tak menjawab pasti.

"Ya kita lihat, kalau sehat datang, tapi kalau sakit ya tidak datang. Kalau sehat datang, kalau sakit tidak datang, kalau tidak ada halangan datang, kalau ada halangan tidak datang. Kan kita tidak bisa bilang, pasti datang. Tidak boleh," urainya.

Ia juga tak masalah dijemput paksa sebagaimana aturan yang berlaku di Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). 

"Ya memang aturannya begitu, kalau ada panggilan pertama tidak datang ada panggilan kedua, ada kedua tidak datang ada panggilan ketiga jemput paksa. Begitu kan," katanya santai.[wid]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Sumber Kegaduhan Di Indonesia

Sumber Kegaduhan Di Indonesia

, 23 MEI 2017 , 17:00:00

BNN Harus Segera Periksa Ahok

BNN Harus Segera Periksa Ahok

, 23 MEI 2017 , 15:00:00

Jual Senjata Ke Arab

Jual Senjata Ke Arab

, 21 MEI 2017 , 17:06:00

Rapimas II Partai Golkar

Rapimas II Partai Golkar

, 22 MEI 2017 , 03:55:00

Konsolidasi Nasional KNRP

Konsolidasi Nasional KNRP

, 21 MEI 2017 , 15:04:00