Berita Politik

Telkom Indonesia
Ramadhan

Dilaporkan PFI Ke Polisi, Netizen Eko Prasetio Terancam Empat Tahun Penjara

Politik  RABU, 11 JANUARI 2017 , 23:14:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Dilaporkan PFI Ke Polisi, Netizen Eko Prasetio Terancam Empat Tahun Penjara
RMOL. Eko Prasetio resmi dilaporkan Pewarta Foto Indonesia (PFI) ke Polda Metro Jaya (PMJ), Rabu sore (11/1). Netizen yang diduga telah menyebarkan informasi bohong alias hoax melalui akun media sosial (medsos) facebook itu dijerat Pasal 310 jo 311 KUHP.
"Sudah konsultasi, bahwa kemungkinan pasal yang digunakan 310 jo 311 KUHP tentang pencemaran nama baik dan fitnah. UU ITE kita gak pakai," ujar ketua Pewarta Foto Indonesia, Lucky C Pransiska usai melapor ke Polda Metro Jaya.

Dalam pasal tersebut, diatur tentang tindak pidana menyerang kehormatan dan nama baik seseorang. Termasuk pencemaran nama baik dan fitnah dengan menuduhkan sesuatu hal lewat tulisan dan gambar. Supaya hal itu diketahui umum. Jika terbukti bersalah dan memenuhi unsur pidana, terlapor dapat terancam hukuman maksimal empat tahun penjara atau denda maksimal Rp 4.500.

"Kami ingin ambil bagian perang terhadap informasi bohong (hoax). Awal tahun ini kita kerjasama dengan AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia), kampanye soal berita bohong itu. Kebetulan ada momentum ini. Jadi kami laporin dulu," paparnya.

Pihak PFI, kata Lucky, sempat melayangkan surat terbuka terkait unggahan Eko. Bahkan, mereka juga menantikan permohonan maaf terbuka hingga Rabu, pukul 23.00 WIB. Namun, baru Rabu pagi, Eko berinisiatif meminta maaf via FB messenger laman PFI.

"Saya sampaikan bahwa permohonan maaf yang bersangkutan ke saya keliru. Harusnya menyampaikan permohonan maaf di timeline dia. Karena foto (hoax) sudah tersebar (shared) ke 2029 orang," sesal Lucky.

Sebelumnya, unggahan terkait  sejumlah pewarta foto itu meresahkan pihak PFI. Pasalnya, dalam foto yang diunggah 3 Februari 2017 pukul 13:56 itu, tertulis informasi yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Dalam foto tersebut, terlihat beberapa pewarta foto yang sedang beristirahat di sela-sela peliputan sidang Ahok di gedung Auditorium D Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa lalu (3/1) . Beberapa di antara mereka terlihat menundukkan kepala dan menutupi wajah dengan tangannya.

Oleh pemilik akun Eko Prasetia, kondisi tersebut diduga telah direkayasa dengan memfitnah para pewarta foto yang tengah meliput sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Gubernur DKI nonaktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Tak hanya merekayasa, informasi yang ditulisnya pun diduga tidak sesuai fakta sesungguhnya.

"Tim cyber/buzzer penista agama yang malu dan takut ketahuan tampangnya untuk dipublikasikan, turut hadir dipersidangan hari ini. Udah seperti PSK asal China kelakuan mereka, pake tutupin muka segala," tulis Eko dalam keterangan fotonya.

Sehingga, PFI pun melaporkan Eko ke polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum. [ysa]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
SBY-Prabowo Mengancam Petahana

SBY-Prabowo Mengancam Petahana

, 27 JULI 2017 , 19:00:00

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

Pimpinan KPK Terbukti Lalai

, 27 JULI 2017 , 15:00:00

Konpres Sesudah Bertemu Habibie

Konpres Sesudah Bertemu Habibie

, 25 JULI 2017 , 00:52:00

Mengajar Anak Papua

Mengajar Anak Papua

, 26 JULI 2017 , 02:11:00

Tukaran Topi

Tukaran Topi

, 26 JULI 2017 , 00:18:00