Rita Widyasari

Arief Poyuono: Dahlan Sengaja Dikriminalisasi Karena Ada Yang Ketakutan

Politik  SELASA, 18 APRIL 2017 , 22:19:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Arief Poyuono: Dahlan Sengaja Dikriminalisasi Karena Ada Yang Ketakutan

Dahlan Iskan/Net

RMOL. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono menduga kasus korupsi penjualan aset negara yang dikelola PT Panca Wira Usaha (PWU), BUMN milik Pemprov Jawa Timur sengaja digulirkan pihak tertentu untuk mengkriminalisasi Dahlan Iskan.
Alasannya, mereka takut pada Pilpres 2019 nanti mantan menteri BUMN tersebut mencalonkan diri sebagai presiden.

"Kasus ini kayaknya pesanan, disengaja untuk mengorbankan Pak Dahlan Iskan. Saya setuju bahwa memang Pak Dahlan Iskan bisa jadi lawan ditahan 2019, bebernya dalam diskusi sekaligus dukungan moral untuk Dahlan Iskan bertajuk 'Tumpeng Cinta untuk Dahlan' di Resto Tjikinii Lima, Cikini, Jakarta Pusat (Selasa, 18/4).

Padahal, lanjut Arief, Dahlan sama sekali tidak memiliki niat untuk mencalonkan diri di Pilpres 2019. Meskipun sebelumnya pada 2014 sempat mengikuti konvensi Partai Demokrat.

"Saya pikir Pak Dahlan tidak sampai ke sana, saya yakin Pak Dahlan tidak pernah punya mimpi ke sana. Walaupun dia pernah ikut konvensi di Demokrat, tapi sebenarnya dia tidak. Saya pernah ketemu, bicara dengan beliau," tegas Arief yang juga ketua umum Forum Serikat Pekerja BUMN Bersatu.

Diketahui, Dahlan Iskan didakwa melakukan korupsi dalam pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) dan dituntut enam tahun penjara serta denda Rp 750 juta dan membayar ganti rugi Rp 8,3 miliar yang harus dibayar sebulan setelah vonis.

Dahlan telah membacakan pledoi dalam persidangan pekan lalu (13/4). Dia menggarisbawahi keterangan-keterangan saksi dan barang bukti yang tidak memperlihatkan dirinya bersalah.

"Kalau semua itu belum cukup saya juga terpaksa mengemukakan ini lagi. Selama 10 tahun saya menjabat dirut PT PWU saya tidak digaji dan memang tidak mau digaji, tidak menerima tunjangan, tidak menerima fasilitas apa pun. Biaya-biaya perjalanan dinas, baik di dalam maupun ke luar negeri selama 10 tahun itu saya bayar sendiri dari uang pribadi," jelas Dahlan. [wah]  

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Kesehatan Setnov Belum Stabil

Kesehatan Setnov Belum Stabil

, 22 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

Rizieq Pulang, Polisi Tunggu Di Bandara

, 21 SEPTEMBER 2017 , 21:00:00

HUT TNI 72

HUT TNI 72

, 22 SEPTEMBER 2017 , 05:10:00

Dukung Kemajuan Ekonomi Digital

Dukung Kemajuan Ekonomi Digital

, 22 SEPTEMBER 2017 , 00:35:00

Kunjungi Booth BCA Di Banking Expo

Kunjungi Booth BCA Di Banking Expo

, 22 SEPTEMBER 2017 , 01:23:00