Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Gerindra: Yang Berkuasa Yang Punya Kekuatan Untuk Mengintimidasi

Politik  KAMIS, 20 APRIL 2017 , 18:45:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Gerindra: Yang Berkuasa Yang Punya Kekuatan Untuk Mengintimidasi

Edhy Prabowo/net

RMOL. Partai Gerindra menganggap klaim kubu Ahok-Djarot mengenai intimidasi dalam Pilkada DKI Jakarta tidak masuk akal.
Sebelumnya, Ketua Tim Pemenangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot), Prasetyo Edi Marsudi, mengatakan, indikasi intimidasi berdasarkan fakta perbedaan suara Anies Baswedan-Sandiaga Uno dengan Ahok-Djarot yang terlalu jomplang.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo, malah balik menuding bahwa yang berpotensi besar untuk mengintimidasi para pemilih adalah tim dari PDI Perjuangan sebagai partai penguasa yang mengusung Ahok-Djarot.

"Yang berpeluang intimidasi siapa menurut Anda? Yang punya kuasa dong. Yang punya peluang melakukan kecurangan adalah penguasa. Kami tidak punya kekuasaan. Kami dari kelompok bawah, uang pun kami tidak punya," ujar Edhy di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (20/4).

Dengan nada menyindir, ia menduga intimidasi yang dimaksud adalah pelaporan pihak Anies-Sandi atas dugaan kecurangan yang dilakukan oleh tim Ahok-Djarot lewat pembagian paket bahan pokok (sembako) ke masyarakat pada masa tenang.

"Yang bagi sembako siapa? Kalau kita mau buka-bukaan intimidasi, siapa yang mengintimidasi? Kalau kami tidak akan pernah punya kemampuan mengintimidasi. Polisi siapa yang punya? Tentara siapa yang punya? Aparat-aparat siapa yang punya? Pemerintahnya siapa?" tudingnya. [ald]

Komentar Pembaca
Rizieq Shihab Berpotensi Jadi Tersangka

Rizieq Shihab Berpotensi Jadi Tersangka

, 27 APRIL 2017 , 11:00:00

Bongkar Kebocoran APBD DKI

Bongkar Kebocoran APBD DKI

, 27 APRIL 2017 , 09:00:00

Membahas Perjuangan Bangsa Korea

Membahas Perjuangan Bangsa Korea

, 25 APRIL 2017 , 23:09:00

Aksi Melawan Maduro

Aksi Melawan Maduro

, 26 APRIL 2017 , 06:58:00

Aksi Kubur Diri

Aksi Kubur Diri

, 25 APRIL 2017 , 17:05:00