Kepada Wapres AS, JK Sebut Pemberitaan Media Barat Tidak Adil

 JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 05:04:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kepada Wapres AS, JK Sebut Pemberitaan Media Barat Tidak Adil

Foto/Net

RMOL. Pemberitaan sejumlah media Barat yang menyebut kemenangan Anies-Sandi sebagai kemenangan kelompok Islam radikal dinilai kurang adil.
Pemberitaan ini bahkan tidak luput dari pandangan Wakil Presiden Jusuf Kalla. JK, begitu ia disapa, bahkan memprotes pemberitaan itu langsung kepada Wakil Presiden Amerika Serikat Mike Pence.

"Tadi saya ketemu Wakil Presiden Mike Pence saya bilang juga, tidak adil ini media luar karena yang menang yang banyak didukung oleh teman-teman organisasi Islam dan sebagainya dianggap garis keras yang menang," ujarnya saat memberikan sambutan dalam peluncuruan buku Takziah Muhammadiyah untuk KH A Hasyim Muzadi di Kantor PP Muhammadiyah, Menteng Raya 62, Jakarta, Kamis (20/4).

Kepada Pence, JK menyebut bahwa sosok Anies Baswedan merupakan cerminan tokoh Islam moderat yang paling lembut.

Menurutnya, siapapun yang terpilih dalam proses demokrasi merupakan cermin demokrasi itu sendiri. Pemenangnya, kata JK adalah demokrasi itu sendiri.

"Siapapun apakah itu dipilih mau ringan atau keras tetap demokrasi. Tidak ada bedanya. Mudah-mudahan semua dapat dipahami bahwa yang menang itu demokrasi. Kita hormati semuanya," pungkasnya.

Sejumlah media asing menulis bahwa kemenangan Anies dan Sandiaga versi hitung cepat merupakan kemenangan kelompok Islam garis keras atas kelompok moderat. Salah satunya, media asal Amerika Serikat, Wall Street Journal yang menulis Anies-Sandiaga menang karena didukung Islam garis keras. [ian]


Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00