Verified

Rakyat Tidak Akan Bergejolak Jika Kepastian Hukum Ada

 JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 16:37:00 WIB | LAPORAN: HENDRY GINTING

Rakyat Tidak Akan Bergejolak Jika Kepastian Hukum Ada

Fahri Hamzah/Net

RMOL. Ketidakpastian hukum memberikan dampak yang sangat luar biasa dan multidimensi bagi Indonesia.
Tidak hanya masyarakat kehilangan kepercayaan kepada penegakan hukum. Lebih dari itu mengganggu dunia usaha, terutama kepercayaan investor untuk berinvestasi di Indonesia.

Untuk itu lembaga penegak hukum diminta melakukan  intropeksi dari seluruh peristiwa yang terjadi di Indonesia.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua DPR, Fahri Hamzah saat memberikan keterangan kepada wartawan di media Center DPR, Kamis  (20/4) terkait hasil pilkada DKI Jakarta.

"Mereka harus menyadari betul bahwa semua pergolakan yang terjadi dan terkait langsung dengan Pilkada ataupun persidangan kasus penistaan agama awalnya adalah tentang kepastian hukum itu yang pertama," ujarnya.

Presiden pun, menurut Fahri, harus mengambil bagian dari intropeksi yang juga sebagai bagian kinerja pemerintah. Sebab efek dari ketidakpastian hukum juga menyerang perekonomian Indonesia baik makro maupun mikro.

Kedua, lanjut dia, ketidakpastian hukum dalam kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, berdampak masyarakat menyelesaikannya sendiri.

"Untuk kasus penistaan agama, menurut saya rakyat kita telah menunjukan kelas dan kedewasaan dalam merespon peristiwa peristiwa politik yang seharusnya diselesaikan oleh elit tetapi tidak diselesaikan. Rakyat sanggup melakoni dan menjalankannya dengan baik lewat demo akbar yang semuanya berlangsung dengan damai baik yang melibatkan jutaan massa. Begitu juga ketika mereka melibatkan diri dalam proses Pilkada DKI  membuat keputusan yang baik dan bijaksana," ujar Fahri Hamzah.

Oleh karena itu, menurut dia, sepantasnya ucapan terima kasih disampaikan kepada masyarakat DKI Jakarta yang telah melibatkan diri pada proses dan tahapan Pilkada DKI sebagai respon ketidakpastian hukum.

"Kalau kepastian hukum itu ada tentunya rakyat tidak akan bergejolak, tidak terjadi demo besar-besaran dari masyarakat daerah yang rela datang ke Jakarta, Nah semua peristiwa ini menuntut kepada aparat penegak hukum, termasuk presiden untuk intropeksi," demikian Fahri Hamzah.[wid]

Komentar Pembaca
Anti Kritik, Berhenti Saja Jadi Pejabat!

Anti Kritik, Berhenti Saja Jadi Pejabat!

, 16 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Gerindra Pastikan Anies Tidak Nyapres

Gerindra Pastikan Anies Tidak Nyapres

, 16 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Merpati Putih Raih Rekor MURI

Merpati Putih Raih Rekor MURI

, 11 FEBRUARI 2018 , 02:59:00

Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor

Panglima TNI Tinjau Lokasi Longsor

, 11 FEBRUARI 2018 , 05:10:00

Selfie Bareng Disabilitas

Selfie Bareng Disabilitas

, 11 FEBRUARI 2018 , 03:48:00

Prabowo Didorong Calonkan Gatot Dan TGB

Prabowo Didorong Calonkan Gatot Dan TGB

Politik15 Februari 2018 08:48

Penyerangan Tokoh Agama Merusak Simpul Kebhinnekaan
Rizal Ramli Kepret Sri Mulyani Dapat Penghargaan Menteri Terbaik Dunia
Ahok Ajukan PK Ke MA

Ahok Ajukan PK Ke MA

Hukum16 Februari 2018 09:58

Antasari Azhar: Saya Didatangi Untuk Konsultasi Hukum, Meski Saya Bukan Lawyer