Menikahlah Karena Rencana Bukan Karena Bencana

Politik  JUM'AT, 21 APRIL 2017 , 23:53:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Menikahlah Karena Rencana Bukan Karena Bencana
RMOL. Kepala Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Surya Chandra Surapaty menyampaikan ceramah umum di Pondok Pesantren Darul Hijrah, Martapura, Banjarmasin.
BKKBN mengajak para santri putri untuk memahami pendewasaan usia perkawinan dalam mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas bagi santriwati.

Surya mengingatkan para santri putri untuk menikah di usia ideal. Dia berpesan agar santriwati segera menikah setelah selesai menuntut ilmu. Bila perlu tuntut ilmu dahulu sampai S1.

"Menikahlah karena rencana bukan karena bencana. Jangan menikah di usia sebelum 21 tahun minimal," katanya, Jumat (21/4).

Surya menambahkan, jika sudah menikah dan punya anak pertama kelak jangan terburu buru untuk punya anak lagi.

"Jarak kelahiran aturlah jaraknya lima tahun. Jangan setelah lahir tiga bulan lahir lagi. Susuilah anakmu dua tahun," jelasnya.

Surya mengajak santri putri untuk bisa di kemudian hari setelah menikah mengikuti program Keluarga Berencana.

"Santri ikutilah Keluarga Berencana, sampaikanlah pesan ini ke masyarakat," katanya.

Surya juga memberikan informasi mengenai supaya anak tumbuh kembang supaya jadi anak yang pintar.

"Pertumbuhan anak itu bisa dirangsang, pemeliharaan ke bayi kasih lagu klasik. Pasti sempurna ketika disusui ibu dua tahun," bebernya.

Tidak lupa, dia mengingatkan kembali slogan andalan Keluarga Berencana.

"Dua anak cukup. Salam Genre (generasi berencana)," demikian Surya.

Dalam kunjungan ke Banjarmasin, kepala BKKBN juga meresmikan klinik KB dan memberikan kuliah umum di STIKES Husada Borneo Banjarbaru dengan tema '1000 Hari Pertama Kehidupan dalam Mewujudkan Generasi Emas'.

Juga memberikan kuliah umum di Universitas Lambung Mangkurat dalam rangka kerja sama penerapan materi kependudukan di perguruan tinggi dengan tema 'Melakukan Revolusi Karakter Bangsa Melalui Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. [zul]

Komentar Pembaca
Jokowi Didesak Perjuangkan Kemerdekaan Palestina
Protes Trump, Presiden Indonesia Dan PM Malaysia Beda Gaya
AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Jabat Tangan Panglima

Jabat Tangan Panglima

, 08 DESEMBER 2017 , 21:12:00