Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Rizieq Dinasihati Kiai Ma'ruf

Hadapi Proses Hukum

Politik  KAMIS, 18 MEI 2017 , 09:16:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Rizieq Dinasihati Kiai Ma'ruf

Rizieq Syihab dan Firza Husein/Net

RMOL. Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma’ruf Amin angkat bicara ihwal proses hukum yang melibatkan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab. Sang Kiai memberi nasihat agar Rizieq menghadapi proses hukum.
"Kalau mematuhi hukum, semua harus mematuhi, kita sebagai warga negara. Sebagai negara hukum kita harus mematuhi pada proses hukum," ujar Ma’ruf kepada wartawan seusai acara Wisuda Pendidikan Kader Muballigh (PKM) Koordinasi Dakwah Islam (KODI) Provinsi DKI Jakarta Angkatan XXIII Tahun 2016 dan Studium General Angkatan XXIV Tahun 2017 di Balaikota, Jakarta, kemarin.

Seperti diketahui, Rizieq saat ini dirudung kasus dugaan chatsex dengan Firza Husein. Firza sudah ditetapkan tersangka dugaan pornografi atas foto telanjang yang bikin heboh netizen beberapa waktu lalu.

Kendati begitu, Ma'ruf menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada kepolisian. "Itu urusan polisi. Saya nggak tahu persis," ucapnya. Bahkan, Ma’ruf sendiri tidak mengetahui perkara ini sehingga tidak mengetahui alasan mengapa Rizieq meninggalkan Indonesia atau pun alasan kepolisian terus memburu Rizieq.

Ma’ruf juga enggan mengomentari soal sikap Rizieq yang dianggap mangkir. "Itu yang saya tidak tahu masalahnya apa. Yang tahu polisi. Kenapa Rizieq nggak pulang yang tahu ya Rizieq. Jadi, kalo saya yang menilai, saya takut salah menilai," pungkasnya.

Sekadar latar, kasus chatsex yang menyeret nama Rizieq ini muncul di tengah hebohnya kasus dugaan penistaan agama yang menimpa Ahok. Sebuah situs baladacintarizieq.com tiba-tiba muncul dan mengedarkan screen shot percakapan bermuatan pornografi diduga antara Rizieq dengan Firza, pada 29 Januari. Bak gayung bersambut, Aliansi Mahasiswa Anti Pornografi melaporkan chatsex itu ke polisi. Laporan teregister dalam surat LP/510/I/2017/PMJ/Dit Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan berkonten pornografi yang mengatasnamakan Habib Rizieq dan Firza Husein. Selain tersebar chatsex, juga beredar foto bugil diduga Firza Husein.

Polisi pun merespons. Rizieq dan Firza diminta datang ke Bareskrim untuk memberikan klarifikasi. Namun, hanya Firza yang kooperatif. Firza pun sudah ditetapkan tersangka dalam kasus ini sejak Selasa, (16/5) malam. Dia disangkakan melanggar tindak pidana seperti diatur dalama Pasal 4 ayat 1 juncto pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto asal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 UU RI Nomor 44 tahun 2008 tentang pornografi.

Dalam perjalanan pengusutan kasus ini, kepolisian telah melakukan pemeriksaan mendalam terkait keaslian foto wanita tanpa busana yang tersebar. Dari hasil analisis ahli wajah Inafis Polri, dipastikan foto wanita tanpa busana yang dikaitkan dengan Rizieq merupakan foto asli milik Firza Husein.

Pengacara Firza, Aziz Yanuar menyatakan kliennya selama ini kerap mengikuti prosedur pemeriksaan yang dilakukan polisi. Firza kooperatif. "Jadi harapannya tidak (ditahan)," ujar Aziz di Ditreskrimsus Mapolda Metro Jaya, kemarin.

Berbeda dengan Firza yang sedang sibuk memberikan keterangan kepada kepolisian, Rizieq sama sekali belum diperiksa. Sudah dua kali Rizieq mangkir untuk diperiksa sebagai saksi atas kasus ini. Pertama, pada 8 Februari lalu dengan alasan meminta surat keterangan tersangka terlebih dahulu. Pemanggilan kedua, Senin (8/5), Rizieq juga tidak datang. Dikabarkan, pentolan FPI ini sedang beribadah umroh ke Tanah Suci dan belakangan diketahui berada di Malaysia untuk menyelesaikan studi Doktornya. Namun, Rizieq tidak kembali ke Tanah Air, dia justru kembali ke Saudi.

Pengacara Rizieq, Sugito Atmo Prawiro mengamini kliennya sedang berada di luar negeri. Bahkan Sugito menegaskan Rizieq tidak akan kembali ke Indonesia untuk memenuhi panggilan pemeriksaan polisi dalam kasus ini. Alasannya, kasus ini beraroma politis. Menurut Sugito, jika hukum di Indonesia belum tegak, Rizieq tidak akan pulang ke Indonesia untuk penuhi panggilan polisi. "Sebelum hukum tegak untuk adil kepada semuanya, tidak tegak untuk kepentingan kekuasaan. Habib (Rizieq) mempertimbangkan untuk tidak akan pulang dulu ke Indonesia," ujar Sugito kepada wartawan, kemarin. ***
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
100%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

, 22 MEI 2017 , 17:39:00

Trump Ditegur Raja Salman

Trump Ditegur Raja Salman

, 22 MEI 2017 , 15:00:00

Calon Taruna Akmil

Calon Taruna Akmil

, 20 MEI 2017 , 05:12:00

Miryam Diperiksa

Miryam Diperiksa

, 20 MEI 2017 , 01:50:00

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

, 20 MEI 2017 , 03:35:00