Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Character Assassination

Politik  JUM'AT, 19 MEI 2017 , 08:16:00 WIB | OLEH: ZENG WEI JIAN

<i>Character Assassination</i>

Rizieq Shihab/Net

BARUSAN, saya dengar diskusi sekelompok Ahokers. Tidak sengaja. Mereka bergunjing seputar Habib Rizieq Syihab (HRS). Alas, mereka percaya HRS punya hubungan gelap dengan Firza Husein.
Tayangan berulang-ulang stasiun televisi "abal-abal" adalah penyebabnya. Plus, their dislike, prejudice, hatred, short-logic, pengetahuan minim dan kurang baca. Persepsi mereka rusak. Otak jadi kotor.

Publik belum tahu "mastermind" di belakang polemik ini. This is character assassination. HRS ditarget.

Tiba-tiba, nama Firza Husein jadi ngetop. Namanya masuk di antara 11 terduga makar. Tidak main-main. Dasyat. Tidak lazim. Sejak tahun 1997, saya bergelut di arena gerakan politik. Nama Firza Husein tidak pernah masuk lingkaran gerakan. Apalagi masuk ring satu aktivis seperti Ratna Sarumpaet, Sri Bintang Pamungkas, Eggy Sujana dan lain-lain. Hebat, mendadak Firza Husein dipaksakan sejajar dengan Bapak Kivlan Zein.

Bisa jadi, Firza Husein adalah infiltran. Seorang agen yang sengaja disusupi. Job desk-nya melancarkan "offensive counterespionage". Salah satu target tehnik ini adalah pembunuhan karakater seorang VIP. Membuatnya jadi persona non grata. Dunia intelijen acap kali gunakan agen clandestine perempuan.

Sejarah mencatat nama-nama agen perempuan fenomenal. Seperti Mata Hari (Margaretha Zelle), Noor Inayat Khan, Ethel Rosenberg, Nancy Wake, Chevalier d'√Čon dan sebagainya.

Perempuan memang sering kali menjadi titik terlemah seorang pria. Jutaan lagu cinta tercipta dari inspirasi perempuan. Lord Buddha bukan seorang misogyny, tapi dia pernah berkata, "in whatever religion women are ordained, that religion will not last long".

HRS seorang ulama. Dia akan hancur bila tersandung skandal mesum. Itu dasar pemikiran lawan (entah siapa). Saya salah satu orang yang tidak percaya HRS punya hubungan asmara dengan Firza Husein. Kasus ini konyol, murahan, fitnahnya jelas. Umi Emma menyatakan dia tidak pernah ngobrol dengan Firza. Seperti rekaman perbincangan one-side Firza yang disebar-luaskan. WA Chat itu jelas fake. Sejumlah ahli IT berani memastikan itu. Gaya bicara HRS tidak seperti text WA Chat tersebut. It is not him.

Apa pun motifnya, polemik ini harus dihentikan. HRS dizolimi. Polisi harus bertindak.

Kini, Habib Rizieq Syihab bukan lagi hanya milik FPI. Apa pun mazhab, organisasi, aliran, mengakui peran HRS dalam perjuangan menjaga aqidah. Serangan terhadap HRS akan dirasa sebagai serangan terhadap semua muslim. [***]

Penulis adalah aktivis Komunitas Tionghoa Anti Korupsi (KOMTAK)

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

, 22 MEI 2017 , 17:39:00

Trump Ditegur Raja Salman

Trump Ditegur Raja Salman

, 22 MEI 2017 , 15:00:00

Calon Taruna Akmil

Calon Taruna Akmil

, 20 MEI 2017 , 05:12:00

Miryam Diperiksa

Miryam Diperiksa

, 20 MEI 2017 , 01:50:00

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

, 20 MEI 2017 , 03:35:00