Berita Politik

IndiHome Digital Home Experience

Hapus Pasal Penodaan Agama Berarti Gagal Paham Pancasila

Politik  JUM'AT, 19 MEI 2017 , 22:33:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

RMOL. Wacana penghapusan pasal-pasal tentang larangan penodaan agama makin santer berhembus belakangan ini.
Juru Bicara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Syaikhul Islam Ali menolak wacana penghapusan tersebut.

"Perlu diluruskan Indonesia itu negara beragama. Jadi, pasal itu saya kira bukan hanya relevan tapi fundamental bagi kehidupan berbangsa dan bernegara," ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (19/5).

Menurut Syaikhul, negara Indonesia menganut ideologi Pancasila bukan liberalisme. Karena itu, pihak-pihak yang ingin menghapus pasal penodaan agama sepertinya tidak paham dengan substansi Pancasila sebagai ideologi negara.

"Di situlah bedanya ideologi negara yang berlandaskan Pancasila dengan ideologi liberalisme. Kebebasan berpendapat atau kebebasan beragama versi Pancasila dibatasi dengan penghargaan pada kebebasan beragamayang lain. Jadi, pihak-pihak yang ingin menghapus pasal penodaan agama tidak paham dengan ideologi Pancasila," jelasnya.

Diatambahkannya, upaya membawa isu penghapusan pasal penodaan agama ke Perserikatan Bangsa-Bangsa adalah tindakan yang tidak relevan. Sebab, Indonesia sebagai negara merdeka memiliki kedaulatan sendiri dalam hal urusan beragama dan bernegara.

"Jadi lucu jika lihat ada pihak-pihak tertentu yang menggiring melalui rekomendasi PBB segala macam untuk menghapus pasal itu. Kita ini negara berdaulat, kok diatur-diatur dengan pihak luar," tegas Syaikhul yang juga wakil ketua Komisi VII DPR. [wah]   

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

Demokrat Tuntut Antasari Minta Maaf

, 22 MEI 2017 , 17:39:00

Trump Ditegur Raja Salman

Trump Ditegur Raja Salman

, 22 MEI 2017 , 15:00:00

Calon Taruna Akmil

Calon Taruna Akmil

, 20 MEI 2017 , 05:12:00

Miryam Diperiksa

Miryam Diperiksa

, 20 MEI 2017 , 01:50:00

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

Sepakbola Di Tepi Ciliwung

, 20 MEI 2017 , 03:35:00