Nilai Kasus Amien Rais Ecek-Ecek, IMM: Berani Enggak KPK Adili Megawati?

 SABTU, 03 JUNI 2017 , 05:25:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Nilai Kasus Amien Rais Ecek-Ecek, IMM: Berani Enggak KPK Adili Megawati?

Kader IMM/net

RMOL. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPP IMM) Taufan Putra Revolusi menilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sangat tendensius menangani kasus tuduhan suap terhadap mantan Ketua MPR Amien Rais.
Taufan juga menilai tudingan kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu adalah ecek-ecek. Taufan pun menantang nyali dan keberanian pimpinan KPK untuk mengusut skandal korupsi besar yang melibatkan elit politik di lingkaran Istana

“Kami menantang nyali pimpinan KPK untuk mengusut skandal korupsi-korupsi besar  yang merugikan keuangan Negara dalam skala besar yang selama ini telah menyengsarakan rakyat. Sebut saja, kasus BLBI yang merugikan keuangan Negara 600 triliun, berani gak KPK mengadili Megawati?,” tegas Taufan melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Sabtu (3/6).

Taufan pun mengancam ribuan kader IMM akan menduduki kantor KPK jika tuduhan yang dialamatkan kepada Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) itu tidak bisa dibuktikan.

“Kami tidak mau KPK menjadi perpanjangan tangan rezim, jika KPK tak mampu membuktikan tuduhan ke pak Amien, siap-siap ribuan kader IMM akan duduki kantor KPK,” tegas Taufan.  

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah yang juga salah satu pendiri IMM, Amien Rais disebut KPK menerima transfer dana hingga Rp 600 juta dari pengadaan alat kesehatan (alkes) untuk mengantisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) 2005 pada Pusat Penanggulangan Masalah Kesehatan.

Namun mantan Ketua Umum PAN Soetrisno Bachir mengatakan bahwa uang tersebut bantuan pribadi darinya

"Demikian juga waktu saya membantu Pak Amien (Amien Rais) itu ya dari dulu tahun 1985-an, itu juga saya lakukan. Nah, artinya Pak Amien mendapat aliran dana atau bantuan dari saya," jelas Soetrisno, usai buka puasa di rumah dinas Ketua MPR Zulkifli Hasan, Widya Chandra Jakarta Selatan, Jumat (2/6).[san]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00