Verified

Wajar Jika KPK Dituding Wadah Perhimpunan Bandit

Politik  MINGGU, 18 JUNI 2017 , 21:23:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Wajar Jika KPK Dituding Wadah Perhimpunan Bandit

KPK/Net

RMOL. Tujuan utama pembentukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) adalah untuk menangani kasus-kasus kejahatan KKN yang luar biasa atau extraordinary crime.
Namun faktanya, kasus besar seperti skandal BLBI dibuat mengambang. Para aktor utama yang terlibat merampok uang negara ribuan triliun dibiarkan bebas berkeliaran.

Begitu kata Ketua Progres '98, Faizal Assegaf dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (18/6).

"Hal ini tentu memberi citra buruk bagi KPK yang seolah berperan menjadi budak peliharaan dan penjaga kepentingan konglomerat serta koruptor kakap," tegasnya.

Faizal kemudian menjabarkan bahwa kasus BLBI ini sengaja dibuat berlarut-larut agar perlahan lenyap di tengah jalan. Ini merupakan modus perselingkuhan dalam kontrol koruptor besar untuk menipu rakyat dan melemahkan negara.

"Jadi wajar jika KPK dituding sebagai wadah perhimpunan para bandit bertopeng hukum yang bebas bertindak semaunya tanpa pengawasan secara transparan," tegasnya.

Tidak adanya prioritas dan neraca dalam penanganan kasus KKN hanya membuat KPK semakin menjadi liar dan mengkhawatirkan. Pertunjukan aneka operasi tangkap tangan (OTT) yang getol dilakukan KPK tidak lebih hanya sandiwara untuk mengelabui publik. Terkesan lembaga tersebut bekerja super sibuk namun esensinya menipu rakyat.

"Celakanya, KPK bahkan telah berpotensi menjadi lapak empuk bagi para makelar kasus yang disinyalir melakukan modus-modus pemerasan secara terselubung," sambung Faizal.

Semakin KPK membiarkan kasus BLBI dan skandal KKN besar lainnya, masih lanjutnya, maka patut dicurigai organisasi tersebut telah dimanfaatkan jaringan konglomerat untuk melemahkan keuangan negara.

"Sudah tepat DPR membuat Pansus Hak Angket guna mengevaluasi kinerja KPK. Harus audit investigasi untuk mengungkap dugaan aneka kejahatan yang tersembunyi di dalamnya," lanjutnya.

"Termasuk perlunya menghadirkan lembaga pengawas independen agar memastikan KPK fokus menuntaskan kasus-kasus korupsi besar," pungkas Faizal. [ian]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Gerindra: Voting Bagus Biar Jelas Yang Nolak Perppu Ormas
MA Janji Tindak Lanjuti Tuntutan Petani Telukjambe
Gatot Tak Ada Musuhnya

Gatot Tak Ada Musuhnya

SELASA, 24 OKTOBER 2017

Fakta Apa Hoax?

Fakta Apa Hoax?

SELASA, 24 OKTOBER 2017

Di Depan Gedung MA, Petani Telukjambe Desak Uji Materi Permen KLH 39/2017 Ditolak
Bidik Cawapres

Bidik Cawapres

SELASA, 24 OKTOBER 2017

Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00