Berita Politik

Telkom Indonesia
Rita Widyasari

Rapat RUU Pemilu Mandeg, Pemerintah Ngotot Presidential Threshold 20 Persen

Politik  SENIN, 19 JUNI 2017 , 13:34:00 WIB | LAPORAN: LILIS VARWATI

Rapat RUU Pemilu Mandeg, Pemerintah Ngotot Presidential Threshold 20 Persen

Foto: RMOL

RMOL. Wakil Ketua pansus RUU pemilu, Riza Patria mengharapkan rapat pengambilan keputusan terhadap lima isu krusial RUU Pemilu dalam bentuk paket hari ini bisa mencapai kesepakatan.
"Isu krusial sudah mengerucut antar partai besar, partai menengah, dan partai kecil. Namun nampaknya untuk presidential threshold sampai hari ini belum mencapai angka yang sama. Mudah-mudahan hari ini ada jalan tengah terkait itu," kata Riza kepada wartawan di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Senin (19/6).

Menurut Riza, pemerintah hingga hari ini masih bersikukuh agar ambang batas tetap pada angka 20 persen seperti dua Pemilu sebelumnya. Usul ini mendapat dukungan dari tiga fraksi di DPR yakni, PDI Perjuangan, Golkar dan Nasdem.

"Ini terkait konstitusi, kami meyakini bahwa keputusan MK (Mahkamah Konstitusi) menyatakan Pemilu serentak. Maka tidak mungkin menggunakan parliamentary threshold sebagai rujukan dari presidential threshold. Maka kami meyakini bahwa ambang batas tidak dapat dilakukan pada 2019 karena itu Pemilu serentak," terang Riza.

Politisi Partai Gerindra itu menyayangkan sikap pemerintah yang bersikeras pada ambang batas 20 persen. Hal itu dinilainya membuat pembahasan RUU Pemilu menjadi terus mundur.

"Mengapa pemerintah bersikeras bertahan pada 20 persen, kenapa nggak mencari jalan kompromi dengan kami, misalnya di 10 persen sesuai dengan usulan beberapa fraksi di parlemen threshold, atau mengikuti usulan kami sesuai dengan kesepakatan di parlemen harus ada di ambang batas nol persen," tutur Riza.

Riza tetap berharap rapat hari ini bisa mencapai kesepakatan antar pemerintah dan pansus DPR. Namun jika hari ini belum juga ada titik temu, panitia telah menjadwalkan untuk rapat paripurna pada 20 Juli.

"Saya harap pemerintah memahami dan mengerti agar tidak bertahan di 20 persen. Karena domain pencalonan presiden dan wapres itu ada pada partai politik," pungkasnya.[wid]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Aksi 171717, Ide Brilian Panglima TNI

Aksi 171717, Ide Brilian Panglima TNI

, 17 AGUSTUS 2017 , 23:00:00

Jokowi Optimis Meski Utang Bertambah

Jokowi Optimis Meski Utang Bertambah

, 17 AGUSTUS 2017 , 21:00:00

<i>Nyemplung</i> Di Kolam Bundaran HI

Nyemplung Di Kolam Bundaran HI

, 16 AGUSTUS 2017 , 04:39:00

Pamerkan Alutsista

Pamerkan Alutsista

, 16 AGUSTUS 2017 , 03:51:00

Diundang Ke Kairo

Diundang Ke Kairo

, 16 AGUSTUS 2017 , 02:45:00

Inilah Jabatan Deddy Mizwar Di Partai Gerindra
Nyawa Ahok Dibandrol 1 M

Nyawa Ahok Dibandrol 1 M

Politik16 Agustus 2017 09:01

Mega: Saya Dianggap Alien

Mega: Saya Dianggap Alien

Politik16 Agustus 2017 08:53

Abaikan Putusan Kasasi MA, Menteri Yasonna Mestinya Dijatuhi Sanksi
PDIP Merasa Terganggu Dengan Doa Tifatul Sembiring