Hanura

Menkes Perlu Atur Pola Cuti Dokter Di Hari Besar

 RABU, 28 JUNI 2017 , 16:50:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Menkes Perlu Atur Pola Cuti Dokter Di Hari Besar

Stefanus Taofik/Net

RMOL. Insiden Dr. Stefanus Tofik yang meninggal saat bertugas di rumah sakit semestinya tidak perlu terjadi. Terlebih, Stefanus diduga meninggal karena beban kerja yang terlalu banyak karena menanggung beban kerja dokter lain yang sedang cuti Lebaran.
Begitu kata Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Rabu (28/6).

Ia menduga, beban kerja berat seperti itu tidak hanya dialami oleh dokter Stefanus Taofik. Saleh memperkirakan, di musim libur lebaran seperti saat ini, ada banyak dokter di rumah-rumah sakit yang bekerja melebihi jam kerja.

"Saya juga menyaksikan sendiri. Dua hari setelah lebaran kemarin, saya membawa ibu saya berobat ke RSUD Padang Lawas, kampung saya. Selama hampir 4 jam di RSUD tersebut, saya melihat banyak hal yang tidak wajar," ujarnya.

Saleh melanjutkan, dokter yang bertugas di RSUD tingkat kabupaten itu hanya satu orang. Menurut keterangan dokter tersebut, dia sudah bertugas 3x24 jam tanpa istirahat. Sementara pasien yang datang lebih banyak dari hari biasanya. Hari pertama Lebaran saja, katanya, lebih dari 50 orang pasien yang ditangani akibat kecelakaan.

Akhirnya, lanjut Saleh, tidak semua pasien yang datang bisa ditangani. Ada beberapa pasien yang terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain.

"Di depan saya, dokter umum itu menolak untuk melakukan tindakan pada pasien yang membutuhkan operasi cesar. Begitu juga, dia terpaksa harus merujuk pasien yang pembuluh darahnya putus akibat kecelakaan. Dokter muda itu juga kelihatan agak gelisah karena tidak semua rumah sakit yang ditelpon memiliki dokter yang bekerja," urainya.

"Selain keterbatasan dokter spesialis, para dokter itu banyak juga yang sedang libur Lebaran. Bahkan, pasien yang membutuhkan penanganan dokter spesialis bedah, harus dirujuk ke Pekanbaru, yang membutuhkan 7 jam perjalanan," sambung politisi PAN itu.

Menurutnya, ini adalah potret tidak baik dari pelayanan kesehatan di tanah air. Bagaimanapun, sambungnya, penanganan orang sakit tetap harus dilakukan, tanpa mengenal waktu.

"Kementerian Kesehatan harus segera memperhatikan dan memperbaiki pola libur dan cuti dokter dan paramedis pada masa libur hari-hari besar," pungkas Saleh. [ian]


Komentar Pembaca
DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

, 20 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00