IMM: Perppu Ormas Prematur Dan Tidak Efektif

Politik  MINGGU, 16 JULI 2017 , 11:49:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

IMM: Perppu Ormas Prematur Dan Tidak Efektif

Muhammad Solihin/Net

RMOL. Penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) 2/2017 tentang Perubahan Atas UU 17/2013 tentang Organisasi Masyarakat (Ormas) merupakan suatu langkah yang prematur.
Begitu kata Ketua DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Muhammad Solihin kepada redaksi, Minggu (16/7).

Menurutnya, penerbitan ini semestinya dipertimbangkan lebih matang dengan melihat berbagai macam pendekatan, baik dari aspek yuridis maupun aspek sosiologis.

Solihin menjelaskan bahwa hukum yang efektif adalah hukum yang lahir dari respon publik. Sehingga pemerintah dalam kasus ini harus lebih cermat dalam melihat respon publik, apakah cenderung sepakat atau bahkan merasa dirugikan.

"Jadi tidak berlebihan jika saya mengatakan bahwa lahirnya perppu ini adalah suatu langkah mundur dan bertentangan dengan konsitusi yaitu UUD 1945," tegasnya.

Dijabarkan Solihin, Perppu Ormas bertentangan dengan UUD 45 yang telah memberi ruang dan jaminan bagi masyarakat, berupa kemerdekaan berserikat dan berkumpul sebagai salah satu hak dasar yang semestinya dilindungi. Secara universal hal ini telah diakui oleh bangsa-bangsa di berbagai negara.

Lebih lanjut, Solihin mengatakan bahwa perppu merupakan peluru yang mematikan karena bisa menjadi alat yang ampuh untuk membubarkan suatu perkumpulan, sekalipun perkumpulan itu menggunakan lambang Pancasila.

"Termasuk organisasi yang selama ini berjasa dalam perjuangan pembentukan NKRI juga bisa dibubarkan kapan saja, jika dianggap tidak lagi sejalan dengan Pancasila oleh rezim yang berkuasa," jelas Solihin.

"Pembubaran ormas tanpa melalui jalur pengadilan menjadi suatu langkah subjektif yang dapat mencederai rasa keadilan. Perppu ini telah mempertontonkan suatu sikap otoriter dan arogan terhadap kemerdekaan masyarakat dalam bersyarikat," tutupnya. [ian]

Komentar Pembaca
Darmin Nasution Ngeles Terus!

Darmin Nasution Ngeles Terus!

, 12 DESEMBER 2017 , 19:00:00

Istri Panglima Hadi Bukan Tionghoa

Istri Panglima Hadi Bukan Tionghoa

, 12 DESEMBER 2017 , 15:00:00

AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Nekat Terobos Busway

Nekat Terobos Busway

, 10 DESEMBER 2017 , 00:42:00