Wujudkan Desa Ekonomi, Ang Iing: UMKM Di Cirebon Harus Dikuatkan

Politik  SENIN, 17 JULI 2017 , 21:16:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Wujudkan Desa Ekonomi, Ang Iing: UMKM Di Cirebon Harus Dikuatkan

Ang Iing/net

RMOL. Bakal Calon Bupati Cirebon, Ang Iing atau Nasihin Masha blusukan menjaring aspirasi masyarakat Kabupaten Cirebon.
Kali ini, Ang Iing menemui pengrajin pande besi di Jemaras Kidul, pengrajin tape ketan di Bakung, dan pengrajin mainan anak-anak di Jemaras Kidul. Selain itu, Ang Iing juga melihat pembuangan sampah  dan tinja di Cangkring. Dalam blusukan itu Ang Iing mendengarkan saran dan pendapat dari berbagai kalangan.

Soal UMKM Ang Iing mendapati kondisi pande besi yang sedang menghadapi penurunan pesanan dan penurunan produksi. Produk mereka adalah cangkul, arit, parang, pisau, miniatur untuk souvenir, dan beragam produk pendukung untuk furnitur.

"Ada beberapa faktor penyebab kemerosotan mereka. Pertama, merosotnya industri rotan Jatiwangi berdampak langsung terhadap mereka. Selama ini mereka menjadi industri pendukung industri rotan," kata Ang Iing usai blusukan, Senin (17/7).

Penyebab kedua, imbuh Ang Iing, tiadanya pesanan dari pemerintah pusat yang biasanya sering membeli produk mereka. Sementara penyebab ketiga adalah bangkrutnya mitra mereka yang membeli produk mereka serta penyebab terakhir kalah bersaing dengan cangkul produk industri maupun produk impor.

Lebih lanjut, Ang Iing mengatakan jika tape ketan dari Bakung dan Cangkring lebih lezat dibandingkan dengan rasa tape ketan dari daerah lain. Manisnya pun lebih pas dan aromanya lebih wangi.

"Karena itu tape ketan dari Bakung dan Cangkring ke depan akan lebih berkembang. Semua pihak di Cirebon harus mendukung mereka," imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Ang Iing menyerukan tagline Cirebon Beli Cirebon. Ini dimaksudkan untuk mendukung produk UMKM dari Kabupaten Cirebon.

"Pemerintah dan masyarakat harus bahu membahu," katanya.

Mantan Pemimpin Redaksi Koran Republika ini menambahakn UMKM memiliki peran sentral dalam ekonomi masyarakat. Pertama, kata dia karena jumlahnya besar. Kedua, menciptakan efek berantai terhadap ekonomi masyarakat sekitar. Ketiga, menyerap tenaga kerja yang besar. Keempat, terbukti paling tangguh dalam menghadapi guncangan ekonomi. Kelima, menciptakan keadilan dan pemerataan ekonomi yang nyata dan paling sesuai dengan semangat Pancasila dan UUD 1945.

"Karena itu pemerintah harus memberikan insentif khusus bagi berkembangnya UMKM. Jenis UMKM selalu menjadi warna tersendiri di setiap komunitas masyarakat sehingga akan lebih berdaya tahan. Tiap desa memiliki jenis dan produk yang saling melengkapi," pungkasnya.

Ke depan, kata dia, Kabupaten Cirebon akan menguatkan konsentrasi jenis-jenis produk UMKM dengan dukungan pemerintah melalui dukungan modal, pelatihan, pembinaan, promosi, dan pemasaran. Dengan demikian tiap desa akan menjadi sentra-sentra ekonomi. Menjadi Desa Ekonomi sesuai dengan jenis dan produknya.

Setelah blusukan, Ang Iing pun menyempatkan diri untuk bersilaturahim dengan Mamae Titin (85 tahun), sejarawan dan seniman legendaris Cirebon.[san]

Komentar Pembaca
AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00

Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)
Prabowo Diapit Anies Dan Sudirman

Prabowo Diapit Anies Dan Sudirman

, 13 DESEMBER 2017 , 17:25:00

Mengantar Sang Bintang Rock

Mengantar Sang Bintang Rock

, 11 DESEMBER 2017 , 07:46:00

Mukernas Kosgoro

Mukernas Kosgoro

, 12 DESEMBER 2017 , 18:29:00

Penanganan Banjir Era Anies Lebih Keren Dari Era Ahok
Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Politik11 Desember 2017 04:03

Indonesia “Terjebak” Dalam Lilitan “Benang Kusut” OKI
Mbak Sri Sudahlah Stop Utang<i>!</i>

Mbak Sri Sudahlah Stop Utang!

Suara Publik13 Desember 2017 12:56

Emil Disarankan Mundur Daripada Dipecat

Emil Disarankan Mundur Daripada Dipecat

Politik12 Desember 2017 11:03