Verified

Ada Aksi 287, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin Dan Siagakan 400 Personel

Politik  JUM'AT, 28 JULI 2017 , 12:10:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

Ada Aksi 287, Polisi Terapkan Rekayasa Lalin Dan Siagakan 400 Personel

Aksi 287/net

RMOL. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya (PMJ) telah menyiapkan jalur pengamanan aksi 287 yang digelar hari ini, Jumat (28/7). Selain itu, polisi juga sudah menyiapkan rencana pegalihan arus di sekitar kawasan istana negara apabila diperlukan nantinya. Hampir 400 polisi lalu lintas disiagakan terkait adanya aksi ini.
"Termasuk rekayasa lalin," kata Kasubbid Penegakan Hukum (Gakkum) Ditlantas PMJ, Ajun Komisaris Besar Budiyanto dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/7).

Teknisnya, akses dari Jalan Hayam Wuruk menuju Jalan Majapahit dialihkan ke kiri menuju Jalan Juanda. Kendaraan dari arah Lapangan Banteng menuju Jalan Veteran bisa di alihkan ke Jalan Pos.

Kemudian, pengendara dari Jalan Gunung Sahari menuju Jalan DR Sutoyo diarahkan ke Jalan Senen Raya. Lalu, arus lalu lintas dari Jalan Senen Raya menuju Jalan Budi Utomo diarahkan lurus ke Jalan Gunung Sahari.

Sementara itu, lalu lintas dari Jalan Medan Merdeka Timur menuju Jalan Medan Merdeka Utara dialihkan ke Jalan Perwira. Sedangkan kendaraan dari Simpang Lima Senen menuju RSPAD bakal diarahkan ke Jalan Senen Raya-Wahidin.

"Diharapkan seluruh kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman," terangnya.

Kemudian, arus lalu lintas dari arah Cikini Raya menuju Jalan Ridwan Rais dialihkan ke kanan menuju Jalan Kwitang Raya. Pilihan lain, kendaraan dari Jalan Kwitang diputarbalikkan kembali ke Jalan Kwitang Raya. Lalu, kendaraan dari Jalan Kebon Sirih diarahkan ke Jalan Kwitang Raya.

Untuk arus dari Jalan Jenderal Sudirman menuju Jalan Medan Merdeka Barat dialihkan ke Jalan Kebon Sirih atau Tanah Abang. Lalu, kendaraan dari Abdul Muis diluruskan ke Jalan Harmoni maupun Fachrudin. Lalu, pengendara dari Abdul Muis yang hendak menuju Jalan Museum diluruskan ke Jalan Fachrudin. Begitu juga sebaliknya.

Untuk diketahui, Alumni 212, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) beserta seluruh ormas yang ada di Indonesia berencana melakukan aksi pada 28 Juli 2017 atau disebut aksi 287.

Salah satu anggota tim kuasa hukum GNPF-MUI Kapitra Ampera, membenarkan terkait akan adanya aksi ini. Menurut Kapitra, aksi ini bertujuan untuk menyuarakan pembatalan Perppu Ormas yang telah diterbitkan oleh Pemerintah Republik Indonesia.

Aksi tersebut dilakukan pada Jumat dan dimulai dari Masjid Istiqlal. Aksi 287 ini, diikuti oleh sejumlah ormas yang ada di Indonesia. Karena, menurut Kapitra, terbitnya Perppu Ormas itu tidak tepat dilakukan.[san]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Kang TB: Penjelasan Dubes AS Terlalu Datar
Hikmahnya, Panglima Gatot Cukup Diperhitungkan Sebagai Tokoh
Anies Tak Berjalan Manis

Anies Tak Berjalan Manis

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Hari Santri Ternodai Iklan Kondom

Hari Santri Ternodai Iklan Kondom

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Gatot Manggung Lagi

Gatot Manggung Lagi

SENIN, 23 OKTOBER 2017

Penolakan Imigrasi AS Mempermalukan Panglima Gatot
Oentoek Padoeka Jang Moelja

Oentoek Padoeka Jang Moelja

, 22 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

Kodam XVII/Cenderawasih Terima Piagam MURI

, 21 OKTOBER 2017 , 09:00:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00