WNA Tiongkok Digerebek, Wapres JK: Dengan Visa Juga Bisa Terjadi

 MINGGU, 30 JULI 2017 , 10:46:00 WIB | LAPORAN: LILIS VARWATI

WNA Tiongkok Digerebek, Wapres JK: Dengan Visa Juga Bisa Terjadi

Syafruddin dan M. Jusuf Kalla/RMOL

RMOL. Wakil Presiden Jusuf Kalla meyakini penggerebekan warga negara Tiongkok di Jakarta dan Bali tidak ada kaitan dengan pembebasan visa. Tanpa adanya ketentuan pembebasan visa pun, menurut Wapres JK, hal seperti itu masih bisa terjadi.
"Ya dengan visa juga bisa terjadi. Ini hasil kerja sama polisi kita dengan polisi China," ujar Wapres JK saat menghadiri kampanye dan peresmian program Polri, Tahun Keselamatan Untuk Kemanusian di area Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Minggu (30/7).

Sabtu (29/7) petang, Bareskrim Polri menggerebek rumah di Pondok Indah, Jakarta Selatan, dan Benoa, Bali. Kedua rumah tersebut dihuni oleh warga Tiongkok. Satu rumah di Jakarta dihuni sebanyak 25 orang, sementara di Bali ada 48 orang.

Mereka ditangkap karena melakukan operasi penipuan dengan menelepon korban yang berada di Tiongkok. Rumah mewah itu dijadikan markas besar para penipu asal negeri Tirai Bambu tersebut.

"Dia membuat kriminal di sini ya korbannya di negaranya," tambah JK.

Ke depan, JK memastikan, pemerintah akan terus melakukan pengetatan terhadap warga negara asing yang datang ke Indonesia. Apalagi, imbuh JK, Tiongkok merupakan salah satu negara penyumbang turis terbanyak di Indonesia.[wid]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00