Hanura

Resmi, DPP Nasdem Tetap Kekeuh Pidato Viktor Sudah Diedit

 SENIN, 07 AGUSTUS 2017 , 21:29:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Resmi, DPP Nasdem Tetap Kekeuh Pidato Viktor Sudah Diedit

Viktor/net

RMOL. DPP Partai Nasional Demokrat (Nasdem) telah membentuk Tim Kajian yang melibatkan Dewan Pakar, Pengurus Harian dan Badan Advokasi Hukum Partai Nasdem, terkait isi pidato Ketua Fraksi Nasdem DPR RI Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 1 Agustus 2017 lalu.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Kajian DPP Partai Nasdem Zulfan Lindan melalui keterangan tertulis kepada redaksi, Senin (7/8).
 
Menurut Zulfan, setelah mendengar dan menyimak secara lengkap rekaman utuh pidato VBL selama 21 menit 12 detik maka Tim Kajian DPP Partai Nasdem berkesimpulan bahwa rekaman yang telah beredar adalah rekaman yang telah diedit.

"Rekaman sudah diedit sedemikian rupa sehingga menghilangkan konteks, konten, dan substansi dari pidato asli VBL," tegas Zulfan.

Zulfan menambahkan bahwa hasil editan yang disebarluaskan tersebut telah menimbulkan kesalahpahaman. Apabila mendengarkan pidato tersebut secara utuh, Zulfan mengklaim maka tidak akan terjadi kesalahpahaman terhadap isi, maksud, dan tujuan dari pidato VBL.

"Pidato saudara VBL sesungguhnya adalah mendorong semangat untuk menjaga ideologi dan konstitusi negara dari setiap upaya terhadap disintegrasi negara dan bangsa. Dan tidak ada maksud dan tujuan dari saudara VBL untuk menyudutkan pihak manapun," kilah Zulfan.
 
Menyikapi hal tersebut DPP Partai Nasdem menyatakan bahwa telah terjadi kesalahpahaman terhadap pidato saudara VBL karena ada pihak yang mengedit, menyambungkan, dan menyebarluaskan pidato tersebut.

DPP Partai Nasdem kata Zulfan mengajak semua pihak untuk tidak memberikan penilaian dan reaksi semata-mata berdasarkan pada suatu sumber yang telah dimanipulasi.

"Partai Nasdem mengajak semua pihak untuk tidak cepat terpancing, mudah diadu domba, serta terprovokasi yang mengganggu keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara," demikian Zulfan.[san]


Komentar Pembaca
Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

Jokowi Lagi, Jokowi Lagi

, 23 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

KPK Berani Periksa Puan?

KPK Berani Periksa Puan?

, 23 FEBRUARI 2018 , 09:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

RR Dikawal Cakra Buana

RR Dikawal Cakra Buana

, 16 FEBRUARI 2018 , 13:26:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00