Verified

Tuding Jokowi Jaga Image, Kontras: Wajar Negara Ini Malu

Politik  RABU, 09 AGUSTUS 2017 , 17:42:00 WIB | LAPORAN: IHSAN DALIMUNTHE

Tuding Jokowi Jaga Image, Kontras: Wajar Negara Ini Malu

Jokowi/net

RMOL. Presiden Joko Widodo belum berani tegas untuk meminta jajaran aparat hukum dalam mengungkap pelaku penyerang penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan.
Menurut Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Puri Kencana Putri, ketidaktegasan itu terlihat saat Jokowi yang hanya memberikan pesan agar kasus Novel diselesaikan secepat mungkin tanpa memberikan target waktu yang jelas kepada Kapolri Tito Karnavian di Istana Negara.

"Jokowi pesannya ngambang. Secepat mungkin itu ukurannya apa? Besok? Lusa? Minggu depan? Bulan depan? Tahun depan? Kapan?" kata Puri saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (9/8).

Akibatnya kata Puri, pertemuan Jokowi dengan Kapolri Tito itu tidak menunjukkan kemajuan yang berarti sampai hari ini. Puri pun curiga jika Jokowi juga tak pernah menagih penuntasan kasus Novel itu.

"Bahayanya, kalau Presiden hanya kasih pesan umum, general, harus diselesaikan secepat mungkin, takutnya Presiden juga enggak nagih. Hanya satu kali diingatkan, dan momentum jaga image saja. Karena public pressure-nya menurut dia sudah cukup tinggi dan selesai kalau sudah sekali ketemu Tito. Kita lihat nih belum ada progresnya. Wajah negara ini malu," sindir Puri.

Rencananya, jika kepolisian masih gagal mengungkap pelaku setelah mendapatkan keterangan Novel di Singapura nanti maka Kontras bersama para aktivis antikorupsi akan kembali menuntut Jokowi untuk membentuk tim gabungan pencari fakta independen.

"Kalau hasil di Singapura enggak ada progresnya, TGPF independen harus digenjot lagi. Karena penyidik mabes terbukti tidak bisa melakukan apa apa," demikian Puri.[san]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
50%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
50%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00