Maaf Vs Sombong

Politik  RABU, 09 AGUSTUS 2017 , 22:08:00 WIB

Maaf Vs Sombong

Victor/net

AHOK ketika berpidato soal Almaidah 51, kemudian digugat dan divonis penistaan. Tapi ada satu hal yang sangat disayangkan, yaitu tak ada penyesalan atau pun ungkapan penyesalan yang terucap.
Kini petinggi partai Nasdem juga berpidato menuding sebuah kelompok islam sebagai kelompok ektrimis yang ingin wujudkan negara khilafah dan memfitnah beberapa partai politik (Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN) sebagai pendukung kelompok ektrimis-ektrimis yang juga ingin mewujudkan negara khilafah. Dan dalam pidatonya, Victor juga menghasut rakyat untuk saling bunuh. Tapi sangat disayangkan, tak ada juga rasa penyesalan dan ungkapan penyesalan yang terucap seperti halnya Ahok ketika itu.

"Maaf", satu kata yang sangat berarti dan kadang dapat menghapus amarah dan juga dapat mendamaikan. Tapi lagi-lagi sangat disayangkan, kata "maaf" kadang tak terucap karena kalah dengan satu kata lainnya, yaitu "sombong".

Kalahnya kata "maaf" dari kata "sombong" membuat partai Nasdem kerapkali melakukan pembelaan dan pembenaran terhadap pidato Victor Laiskodat. Bahkan hasutan untuk saling bunuh, .... "kita bunuh duluan mereka sebelum kita dibunuh", dianggap partai Nasdem sebagai ungkapan untuk menjaga NKRI. Ironi!

Semoga dalam menyambut hari kemerdekaan ke-72, yang menunjukan umur negara yang sudah cukup tua, dapat mendewasakan bangsa sehingga kedepannya kata "maaf" tak lagi dikalahkan oleh kata "sombong".

Dirgahayu Republik Indonesia Ke-72. Jayalah Indonesia ku.[***]

Iwan Sumule
Ketua DPP Partai Gerindra

Komentar Pembaca
Darmin Nasution Ngeles Terus!

Darmin Nasution Ngeles Terus!

, 12 DESEMBER 2017 , 19:00:00

Istri Panglima Hadi Bukan Tionghoa

Istri Panglima Hadi Bukan Tionghoa

, 12 DESEMBER 2017 , 15:00:00

AHY Jadi Saksi Pernikahan Putra Bendahara SMSI
Titiek Bersama Sesepuh Golkar

Titiek Bersama Sesepuh Golkar

, 09 DESEMBER 2017 , 19:33:00

Nekat Terobos Busway

Nekat Terobos Busway

, 10 DESEMBER 2017 , 00:42:00