Rita Widyasari

Romy: PPP Itu NU, Juga Cucu Muhammadiyah

Politik  MINGGU, 13 AGUSTUS 2017 , 00:11:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Romy: PPP Itu NU, Juga Cucu Muhammadiyah

Romy/net

RMOL. Ketua Umum  Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy memastikan partainya merupakan bagian dari Nahdlatul Ulama (NU) karena merupakan fusi atau gabungan dari empat partai keagamaan pada masa lalu.
Diketahui, PPP saat pendeklarasiannya pada tanggal 5 Januari 1973, partai ini merupakan hasil gabungan dari empat partai keagamaan, yaitu Partai Nahdlatul Ulama (NU), Partai Serikat Islam Indonesia (PSII), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti) dan Partai Muslimin Indonesia (Parmusi) .
       
"Orang yang bilang PPP Partai NU itu sudah pasti orang yang mengerti sejarah," kata Romahurmuziy saat membuka Musyawarah Kerja Wilayah DPW PPP Jawa Tengah di Semarang, Sabtu (11/8).

Pria yang akrab disapa Romi ini mengatakan, atas fusi tersebut, PPP dapat disebut sebagai anak kandung NU.

"PPP dapat dikatakan sebagai cucu dari Muhammadiyah karena organisasi tersebut turut berkontibusi dalam pembentukan PPP," ujarnya.
        
Selain itu, ia juga menyebut PPP adalah penerus tongkat estafet dari beragam partai keagamaan dan organisasi Islam.

"Meskipun berdiri sejak tahun 1973 di era orde baru, namun PPP saat ini tidak dapat dikatakan sebagai partainya orang tua. Buktinya, saya Ketua Umum berusia 44 tahun satu-satunya. Kok bisa PPP dikatakan partainya orang tua," tukasnya.

Hal ini berarti menghempaskan kabar bahwa NU hanya milik PKB. Sebelumnya, Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar mengingatkan, Khofifah Indar Parawansa untuk mempertimbangkan lagi niatnya maju menjadi bakal calon Gubernur Jawa Timur dalam Pilgub Jatim 2018. Ia meyakinkan warga keikutsertaan Khofifah akan memecah suara warga NU yang akan memilih Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul. Ia mengaku khawatir apabila dukungan warga Nahdliyin terpecah, malah membuat tak satu pun dari keduanya yang menang.[san]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Zulhas: Jangan Semua Urusan Presiden!

Zulhas: Jangan Semua Urusan Presiden!

, 20 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

, 20 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Optimalisasi Penerimaan Dana Bagi Hasil

Optimalisasi Penerimaan Dana Bagi Hasil

, 19 SEPTEMBER 2017 , 02:25:00

Pengungsi Kebakaran

Pengungsi Kebakaran

, 19 SEPTEMBER 2017 , 03:31:00

Pansus Akan Laporkan Hasil Kerja Ke Jokowi

Pansus Akan Laporkan Hasil Kerja Ke Jokowi

, 19 SEPTEMBER 2017 , 05:02:00

Jubir Demokrat: Apa Sebenarnya Mau Panglima?

Jubir Demokrat: Apa Sebenarnya Mau Panglima?

Politik19 September 2017 09:24

<i>Pemerintah Pasang Perseneling Satu, Iwan Fals Pun Terkekeh</i>
Misbakhun Aktor Di Balik Penggembosan KPK dan Setya Novanto
Ini Temuan Dokter KPK di Tempat Novanto Dirawat
Film G30S/PKI Tidak Akurat, Gatot: Emang Gue Pikirin?
Surat Terbuka Penuh Kasih Jilid Dua Untuk Pak Menhub Budi Karya Sumadi
Kampung Dao Belakang Alexis

Kampung Dao Belakang Alexis

Nusantara21 September 2017 00:20

Pansus: KPK Tidak Bersih, Termasuk Pimpinannya
Gaduh Politik, KNPI Beri Catatan Untuk Para Elite
Pansus Tetap Tunggu Pimpinan KPK

Pansus Tetap Tunggu Pimpinan KPK

Politik20 September 2017 22:41