Pigai: Silakan Pimpinan Freeport Datang Ke Komnas HAM

Politik  MINGGU, 20 AGUSTUS 2017 , 13:43:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Pigai: Silakan Pimpinan Freeport Datang Ke Komnas HAM

Natalius Pigai/Dok

RMOL. Komisioner Komisi Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Natalius Pigai kembali mengingatkan, manajemen PT Freeport Indonesia untuk segera mengembalikan ribuan karyawan yang di-PHK perusahaan asal Amerika Serikat itu.
Komnas HAM pekan lalu telah melayangkan surat panggilan pertama kepada pimpinan PT Freeport Indonesia untuk hadir di Jakarta membicarakan bersama masalah tersebut.

"Tidak usah ketemu saya diam-diam, saya hanya minta damai," tegas Pigai kepada redaksi, Minggu (20/8).

Pigai menekankan, dirinya bukanlah Jokowi yang membisu setelah ditemui Duta Besar Amerika Serikat.

"Saya pontang panting urus sendirian. Memangnya siapakah saya orang kecil ini. Semalam suntuk tidak tidur menangani kasus ribuan karyaawan menuntut nasibnya di Timika. Koordinasi dengan Bapak Kapolri, Wakabaintelkam Mabes Polri, Kapolda Papua, management Freeport dan Ketua SPSI Timika dan Koordinator lapangan," tutur Pigai.   

Informasi yang diterimanya, kata Pigai, pekan depan pimpinan tertinggi Freeport akan memenuhi panggilan Komnas HAM.

"Saya sampaikan silakan datang, saya akan menerima karena pimpinan Freeport, berarti harga diri negeri ini dihormati," terang Pigai.

Pigai menegaskan, ribuan karyawan Freeport yang dipecat itu bukan orang-orang rendahan, tapi tuan tanah (land lord). Mereka juga bukan babu (blue colar) sebagaimana diskriminasi dan segregasi korporasi kolonial di negara-negara dunia ketiga.

"Ini soal hidup dan penghidupannya. Kehidupan karyawan Freeport terancam dan hampir jatuh miskin," tukasnya. "Tuhan tolonglah kami."[wid]

Komentar Pembaca
Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)
Romo Franz Magnis Suseno - Sri Paus Fransiskus (Part 3)
Nekat Terobos Busway

Nekat Terobos Busway

, 10 DESEMBER 2017 , 00:42:00

Membaca <i>Moeslim Choice</i>

Membaca Moeslim Choice

, 10 DESEMBER 2017 , 11:37:00

Aktivis Komtak Dukung Palestina

Aktivis Komtak Dukung Palestina

, 10 DESEMBER 2017 , 11:15:00