Agung Sedayu Harus Perhatikan Nasib Nelayan

Politik  JUM'AT, 08 SEPTEMBER 2017 , 09:26:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Agung Sedayu Harus Perhatikan Nasib Nelayan

Agung Sedayu/Net

RMOL. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan pengembang Pulau C dan D hasil reklamasi di pesisir Utara Jakarta memperhatikan akses untuk nelayan, setelah dicabut­nya sanksi moratorium oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut, Brahmantya Setyamurti Poerwadi menga­takan bahwa pihaknya tidak mempermasalahkan pencabutan sanksi administratif Pulau C dan D oleh KLHK yang dinahkodai Siti Nurbaya Bakar. Asalkan, kata dia, Menteri KKP Susi Pudjiastuti meminta akses dan kehidupan nelayan di daerah tersebut bisa lebih diperhatikan.

"Sesuai arahan Bu Menteri kita tidak akan mempermasalah­kan pencabutan moratorium asal akses nelayan jelas, diper­hatikan. Apalagi pemprov dan pengembang juga janjikan mau buat apartemen khusus nelayan. Kita berharap janji itu mereka tepati," kata Bram di Jakarta, kemarin.

Bram kemudian menjelaskan, alasan lain pihaknya tidak akan mempermasalahkan pencabu­tan sanksi moratorium tersebut lantaran sudah melalui berbagai pertimbangan dan prosedur. Apalagi, kata dia, menteri KKP juga sudah mengakui bahwa pengembang yaitu PT Kapuk Naga Indah milik Agung Sedayu Group, sudah memenuhi semua persyaratan pencabutan sanski.

"Kemarin Bu Siti sampaikan ada beberapa poin yang sudah dijalank­an semua oleh pengembang. Sudah diperiksa, kata beliau pengembang kooperatif," kata dia.

Bram mengungkapkan, perha­tian KKP terhadap akses nelayan itu terkait dengan pembangunan kolam labuh di bagian Utara Muara Baru. Di mana, kolam labuh tersebut sangat diperlukan nelayan untuk sebagai akses dan pengembangan Muara Baru sebagai pasar dan pelabuhan perikanan berstandar interna­sional. ***

Komentar Pembaca
AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00

Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)
Prabowo Diapit Anies Dan Sudirman

Prabowo Diapit Anies Dan Sudirman

, 13 DESEMBER 2017 , 17:25:00

Mengantar Sang Bintang Rock

Mengantar Sang Bintang Rock

, 11 DESEMBER 2017 , 07:46:00

Mukernas Kosgoro

Mukernas Kosgoro

, 12 DESEMBER 2017 , 18:29:00

Penanganan Banjir Era Anies Lebih Keren Dari Era Ahok
Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Politik11 Desember 2017 04:03

Indonesia “Terjebak” Dalam Lilitan “Benang Kusut” OKI
Mbak Sri Sudahlah Stop Utang<i>!</i>

Mbak Sri Sudahlah Stop Utang!

Suara Publik13 Desember 2017 12:56

Emil Disarankan Mundur Daripada Dipecat

Emil Disarankan Mundur Daripada Dipecat

Politik12 Desember 2017 11:03