Hanura

Demokrat Masuk, Jokowi Senang Parpol Koalisi Yang Waswas

 SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 , 14:24:00 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Di politik apa saja bisa terjadi. Termasuk kemungkinan Partai Demokrat bergabung dalam koalisi partai politik (parpol) pendukung Jokowi-JK.
Demikian disampaikan pengamat politik, Said Salahudin menanggapi permintaan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar seluruh kader partai membantu pemerintahan Jokowi-JK dalam menjalankan tugas dan kewajiban sesuai profesi masing-masing.

"Tapi ini masih terlalu dini, termasuk bicara soal (koalisi) Pilpres 2019," kata Direktur Sinergi Masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma) itu saat dihubungi redaksi, Senin (11/9).

Jelas Said, kalau Demokrat gabung dengan pemerintah, tentu Jokowi akan senang. Hal sebaliknya, parpol koalisi yang ada saat ini akan merasa waswas.

"Kenapa? Karena potongan kue kekuasaan akan kembali dibagi," ungkapnya.

SBY saat menyampaikan pidato dalam acara syukuran HUT Partai Demokrat ke-16, di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (9/9) lalu mengungkapkan, ada lima persoalan yang terjadi di Indonesia saat ini.

Yaitu, ciptakan lapangan kerja untuk rakyat; tingkatkan daya beli rakyat untuk memenuhi kebutuhan pokoknya; teruskan gerakan pemberantasan korupsi dan dukung penuh KPK; pastikan kesejahteraan rakyat makin merata; dan tegakkan hukum secara adil dan tidak tebang pilih.

Terakit hal itu, SBY memerintah kepada seluruh kader dan struktur Partai Demokrat ikut berkontribusi mendukung pemerintah Jokowi-JK untuk menyelesaikan kelima persoalan tersebut. [rus]


Komentar Pembaca
Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

Rocky Gerung - Pembangunan (Bag.5)

, 17 MEI 2018 , 20:00:00

Rocky Gerung - Kelincahan Berfikir (Bag.4)
Prabowo Datangi Parlemen

Prabowo Datangi Parlemen

, 16 MEI 2018 , 17:38:00

Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Terima Alumni 212

Terima Alumni 212

, 16 MEI 2018 , 18:06:00