Hanura

OTT "Receh" Ganggu Perasaan Pimpinan KPK

 SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 18:30:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

OTT "Receh" Ganggu Perasaan Pimpinan KPK

Laode Syarif/Net

RMOL. Wakil Ketua DPD Laode Muhammad Syarif merasa terganggu jika operasi tangkap tangan (OTT) dengan jumlah uang sitaan sedikit disebut sebagai OTT "receh"
"OTT recehan ini mengganggu perasaan saya," jelasnya dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).

Dijelaskan Laode bahwa penyerahan uang saat OTT merupakan penyerahan awal yang dilakukan para pelaku.

Ia kemudian menjelaskan OTT KPK di Pengadilan Negeri Bengkulu dengan uang sitaan Rp 40 juta. Menurutnya, dalam penyidikan ditemukan fakta bahwa ada anggaran pengamanan yang lebih rinci dalam kasus tersebut.

"Itu ternyata sudah dalam dokumen anggaran pengadaan itu sudah ditulis 10 persen," jelasnya

Dokumen itu tertulis pengamanan untuk internal dan eksternal. Internal dimaksudkan untuk pemerintah daerah dan eksternal untuk aparat penegak hukum.

"Mungkin kelihatannya cuma Rp 40 juta. Tapi alhamdulillah kami sebenarnya menyelamatkan 10 persen anggaran," kata Laode. [ian]

Komentar Pembaca
Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!
Foto Skuad Cendana

Foto Skuad Cendana

, 15 JUNI 2018 , 18:53:00

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

Yahya Staquf Berbicara Di Israel

, 11 JUNI 2018 , 20:21:00

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

Selamat Lebaran Dari Sudrajat

, 15 JUNI 2018 , 13:04:00