Verified

Masyarakat Intan Jaya Kecewa Hasil Hitung MK Tidak Valid

Politik  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 22:40:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Masyarakat Intan Jaya Kecewa Hasil Hitung MK Tidak Valid

Net

RMOL. Mahkamah Konstitusi memutuskan, pasangan calon bupati dan wakil bupati nomor urut tiga Natalis Tabuni dan Yann Robert Kobogoyauw sebagai pemenang Pilkada Kabupaten Intan Jaya 2017.
Namun, keputusan tidak diterima oleh pasangan nomor urut dua Yulius Yapugau-Yunus Kalabetme. Pasalnya, rapat pleno rekapitulasi KPU Provinsi Papua pada 20 April 2017 menempatkan mereka sebagai pemenang dengan perolehan 33.958 suara. Tiga pasangan lain nomor urut satu Bartolomius Mirip-Deny Miagoni memperoleh 8.636 suara, nomor urut tiga memperoleh 31.476 suara, dan nomor urut empat Thobias Zonggonau-Hermaus Miagoni memperoleh 1.928 suara.

Atas kekecewaan itu, ribuan masyarakat Suku Moni yang juga warga Intan Jaya telah menggelar ritual makan tanah. Sebagai arti siap berperang dan siap mati sehingga membuat publik khawatir.

"Kami sangat kecewa dengan putusan MK sesuai dengan perolehan suara di lapangan pemenangnya adalah Yulius Yapugau," kata Anner Maisini, salah satu tim pemenangan pasangan Yulius-Yunus kepada wartawan di Jakarta, Rabu (13/9).

Sementara itu, Catur Prasetyo selaku kuasa hukum pasangan Yulius-Yunus mengatakan sejatinya bila ditelisik dari kesukuan mayoritas masyarakat Intan Jaya adalah Suku Moni. Sehingga, masyarakat mengetahui secara persis ke mana bakal memberikan suaranya saat Pilkada Intan Jaya.

"Masyarakat merasa sedih dan kecewa mayoritas Intan Jaya itu Suku Moni kecuali kalau bukan mayoritas wajar kalah. Ini mayoritas Suku Moni jadi mereka tahu suara mereka diberikan ke mana," jelasnya.

Selain itu, pasangan Yulius-Yunus juga menyayangkan MK menghitung formulir C1 KWK yang dinilai tidak valid. Walhasil, hitungan jumlah C1 yang dilakukan MK berbeda dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPUD Intan Jaya. Misalkan di Distrik Wandai jumlah DPT sebanyak 8.532 tapi hasil hitungan MK total suara sah di Wandai sekitar 14.509.

Jumlah suara hasil hitungan MK juga tidak sesuai di Distrik Homeyo, di mana DPT di distrik itu sebanyak 14.881 sedangkan hitungan MK total suara sah di Homeyo sebesar 18.079.

"Masak suara sah lebih dari daftar pemilih tetapnya, kan tidak lucu. Berarti C1 KWK yang dihitung kan tidak valid," pungkas Catur. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Tumpeng Ulang Tahun

Tumpeng Ulang Tahun

, 21 OKTOBER 2017 , 02:25:00