Hanura

DKPP Segara Bahas Kode Etik Pemilu Dengan DPR

 KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 , 14:00:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

DKPP Segara Bahas Kode Etik Pemilu Dengan DPR

Foto/RMOL

RMOL. Pengurus Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah dilantik sejak tiga bulan lalu, tepatnya 12 Juni 2017. Kini, lembaga yang dipimpin Ketua DKPP Harjono akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI beberapa hari ke depan.
"Setelah komunikasi, disepakati 18 September kita akan RDP," kata Ketua DKPP Harjono saat menggelar konferensi pers di kantornya, Kamis (14/9).

Harjono mengatakan, tugas DKPP dalam UU baru, linear dengan tugas sebelumnya. Hanya saja ada penyesuaian dimana DKPP diminta penyesuaian tugasnya mengacu pada UU 7/2017 tentang Pemilu.

"Kita akan RDP membahas produk DKPP dengan DPR. Terutama dua hal, kode etik dan tata cara beracara (penyelenggaraan pemilu)," ungkapnya.

Draft tersebut, kata Harjono, telah diserahkan tanggal 6 September September lalu. Artinya, hampir tiga bulan sebelum tanggal 12 September sebagai tenggat terakhir sejak pelantikan.

"Tiga bulan kalau dihitung sejak kita dilantik 12 Juni maka harusnya 12 September sudah terhitung masa tenggatnya. Kalau hitungan bulan, beda kalau hitungan hari kerja," kilahnya.

Terkait keterlambatan agenda RDP dengan DPR, Harjono menjelaskan, penetapan waktu RDP perlu penyesuaian kedua pihak. DPR bisa memanggil pihak DKPP setelah menemukan waktu yang dianggap tepat.

"Tentu tidak bisa ditetapkan hanya DKPP, tapi kesediaan DPR bisa menerima," pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam Pasal 161 ayat (2) UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu menyebutkan bahwa dalam hal DKPP membentuk Peraturan DKPP, DKPP wajib berkonsultasi dengan DPR dan Pemerintah melalui RDP. [ian]

Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00