Verified

PDIP: Buang-buang Waktu Bahas Pertemuan Gubernur Papua Dan Kepala BIN

Politik  SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 16:58:00 WIB | LAPORAN: RANGGA DARMAWAN HARAHAP

PDIP: Buang-buang Waktu Bahas Pertemuan Gubernur Papua Dan Kepala BIN

Andreas Hugo Pareira/net

RMOL. Bagi PDI Perjuangan, isi pertemuan antara Gubernur Papua, Lukas Enembe, dengan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, tidak perlu lagi dipertanyakan.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Kepala BIN di Jalan Tirtayasa, Jakarta Selatan tersebut diduga membahas pasangan Pilkada Papua 2018, dan pengamanan suara Jokowi-PDIP di Pemilu 2019.

"Wong, sudah dijawab oleh Pak Lukas sendiri. Buang-buang waktu untuk hal itu," ujar Ketua DPP PDIP, Andreas Hugo Pareira, ketika dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (19/9).

Andreas menyebut pertemuan tersebut sebenarnya bersifat biasa saja. Tapi, karena melibatkan Gubernur Papua dan Kepala BIN maka menjadi kontroversial.

Ia juga menyarankan publik untuk menunggu penjelasan dari Kepala BIN atau Kapolri yang turut terlibat dalam pertemuan 5 September 2017 itu.
Namun, baginya pribadi bantahan dari Gubernur Papua sudah cukup menjelaskan.

Pada Jumat (15/9), setelah sebelumnya menuduh informasi itu hoax, Lukas Enembe sendiri akhirnya mengakui pertemuan dirinya dengan Budi Gunawan, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Kapolda Sumatera Utara (eks Kapolda Papua) Irjen Pol Paulus Waterpauw.

Tetapi, Lukas menyangkal pertemuan itu untuk memasangkan dirinya dengan Paulus Waterpauw di Pilgub Papua 2018 atau untuk "pengamanan" suara PDIP dan Jokowi di 2019. Lukas menjelaskan lewat keterangan tertulis, pertemuan tersebut semata-mata demi menjaga persatuan dan kesatuan di Papua.

"Lukas sendiri sudah jelaskan apa yang dibicarakan dengan Ka BIN dan Kapolri. Enggak usah buang-buang waktu dengan statement bombastis seperti itu" tegas Andreas lagi.

Sementara itu, Partai Demokrat merasa memiliki kepentingan untuk mengetahui apa yang sebetulnya terjadi di balik pertemuan tersebut. Apalagi, Lukas adalah Ketua DPD Partai Demokrat di Papua.

Demokrat telah membentuk Tim Investigasi atas pertemuan itu yang diketuai oleh anggota DPR RI, Benny Harman.

Jika Lukas Enembe diminta untuk melakukan kegiatan politik yang tidak semestinya, Benny menegaskan hal demikian sangat tidak lazim dan tidak tepat.

Apabila pertemuan politik dengan materi seperti itu terjadi, Partai Demokrat berpandangan telah terjadi skandal besar, karena ada pelanggaran terhadap UU Pemilu dan UU tentang Badan Intelijen Negara. [ald]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
100%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00