Verified

SADAP, SIDUKUN Dan SIPITUNG Jadi "Pembantu" KPU dan Bawaslu

Politik  JUM'AT, 22 SEPTEMBER 2017 , 00:31:00 WIB | LAPORAN: TANGGUH SIPRIA RIANG

SADAP, SIDUKUN Dan SIPITUNG Jadi "Pembantu" KPU dan Bawaslu

Pemilu/net

RMOL. Jelang Pilkada 2018 dan Pilpres 2019, organisasi masyarakat pengawasan terhadap sistem dan pelaksanaan pemilu mulai bermunculan. Salah satunya, Indonesia Voter Initiative for Democracy (IVID) yang diinisiasi anggota KPU RI, Hasyim Asyari.
"IVID ini berangkat dari keprihatinan. Kalau tahun 1999 kita jadi pemantau (pemilu) itu karena kerelaan kita. Jadi, betul-betul partisipasi. Sekarang kami lihat lebih banyak mobilisasi daripada partisipasi. Partisipasi masyarakat lebih ke mobilisasi saja," ujar salah satu inisiator IVID, Rikson Nababan dalam acara peluncuran IVID di Aula Gedung Joeang sebagaimana diberitakan Kantor Berita Pemilu (KBP), Kamis (21/9).

Menurut Rikson, lembaga ini nantinya akan melakukan pemantauan pemilu. Sekaligus membantu tugas penyelenggara pemilu seperti KPU dan Bawaslu. Termasuk, melakukan pendidikan politik, serta melakukan kajian sosial, politik, hukum dan kemasyarakatan. Selain itu, lembaga ini juga akan melakukan survei atau jajak pendapat dan media monitoring.

Dalam peluncuran tersebut, IVID memperkenalkan tiga program utamanya. Yaitu, Sistem Informasi Data Pemilih (SADAP), Sistem Verifikasi Dukungan (SIDUKUN) dan Sistem verifikasi penghitungan dan rekapitulasi suara (SIPITUNG).

"Kami membangun suatu lembaga yang memiliki perhatian secara konsisten dan utuh dalam bidang kepemiluan, pemerintahan, sistem kepartaian, kelembagaan demokrasi, birokrasi dan desentralisasi," terang Rikson.

Selain Rikson, turut hadir dalam acara tersebut, tiga inisiator nasional lainnya. Antara lain, Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti, Mantan Ketua Bawaslu Bengkulu IVID Sa'adah Mardliyati dan Mantan Staf SDM Bawaslu RI Muammarullah Umam. Serta, Ketua KPU Arief Budiman menggantikan Hasyim Asyari selaku inisiator yang berhalangan hadir.

"Semakin banyak lembaga seperti ini, maka semakin baik kinerja kami (KPU). Kami bekerja semakin hati-hati, semakin kerja cermat dan cepat. Kalau lambat sedikit saja, kami sudah dikritik. Ini bukti partisipasi masyarakat dalam perjalanan pemilu kita," timpal Arief.[san]
Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
Panglima TNI Dipermalukan!

Panglima TNI Dipermalukan!

, 23 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Melihat Lebih Luas Konflik Semenanjung Korea
Bahas Wacana Densus Tipikor

Bahas Wacana Densus Tipikor

, 22 OKTOBER 2017 , 00:25:00

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

Wakil Ketua DPRD Banjamasin Diperiksa KPK

, 22 OKTOBER 2017 , 01:33:00

Rider Photo Challenge

Rider Photo Challenge

, 22 OKTOBER 2017 , 21:09:00