Verified

Dekonstruksi Sejarah Papua Mendesak Dilakukan

Politik  KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 , 14:55:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

Dekonstruksi Sejarah Papua Mendesak Dilakukan

RMOL

RMOL. Kalangan akademisi mengingatkan bahwa dekonstruksi sejarah Papua perlu segera dilakukan.
Dosen Universitas Cenderawasih Dr. Bernarda Meteray mengatakan, hal tersebut penting karena kesadaran ke-Indonesia-an masyarakat Papua masih rendah. Selain juga pengetahuan kesejarahan masyarakat Indonesia tentang Papua yang rendah.

"Ke-Papua-an itu sudah ada dan berkembang jauh sebelum Papua bergabung dengan Indonesia," katanya dalam diskusi bertema 'Modalitas Indonesia Untuk Pembangunan Tanah Papua' di Kampus Fisip Universitas Indonesia, Depok (Kamis, 28/9)

Menurut Bernarda, dengan pemahaman sejarah yang benar, diharapkan masyarakat asli Papua akan terebut hati dan jiwanya untuk terintegrasi secara ikhlas ke dalam NKRI.

"Masyarakat Papua semakin tidak puas atas situasi yang terus berkembang, yakni terkait semakin termajinalnya suku asli Melanesia," bebernya.

Selain latar belakang sejarah, diskusi juga mencatat hal-hal penting seperti eskalasi pelanggaran hak asasi manusia (HAM) di Papua yang tidak berkurang meskipun pembangunan semakin pesat.

Pemerintah juga diminta lebih mengutamakan dialog di level nasional bersama masyarakat Papua. Kemudian mendesak pemerintah dapat menghentikan pelanggaran HAM seperti aksi-aksi penembakan di Bumi Cenderawasih.

Diskusi yang diselenggarakan Papua Center Fisip UI tersebut dibuka oleh dekan Fisip UI. Selain Bernarda, pembicara lain yang mengisi materi Dr. Antie Solaiman dari UKI, Dr. Ani Soetjipto dari UI, dan pengamat politik Syahganda Nainggolan. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
100%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00