Hanura

Kampanye "Bersama Jokowi-Gatot" Dirancang Untuk Memperkuat Jokowi

 SELASA, 10 OKTOBER 2017 , 14:43:00 WIB

Kampanye "Bersama Jokowi-Gatot" Dirancang Untuk Memperkuat Jokowi
RMOL. Peredaran foto perangkat kampanye topi dan celana olahraga bertuliskan "BERSAMA JAGO (JOKOWI-GATOT) 2019-2024 KITA MENANG" akan memperkuat posisi politik Presiden Jokowi.
Pengamat politik, Shohibul Anshor Siregar, mengatakan, fenomena kemunculan foto itu menunjukkan keinginan besar rezim penguasa dan para pendukungnya untuk menang dengan mudah pada Pilpres 2019.

"Rezim yang sekarang dan para pendukungnya, baik kekuatan elite ekonomi maupun level menengah dan bawah, sangat berkeinginan agar Presiden Jokowi dapat dengan mudah melenggang untuk melanjutkan kepemimpinan ke periode berikut melalui sukses nasional 2019," kata Shohibul kepada RMOL Sumut melalui pesan tertulis, Selasa (10/10).  

Dia melihat keputusan-keputusan politik Jokowi belakangan adalah sinyal yang memperkuat upaya pemenangan Jokowi untuk kedua kali.

"Itu tergambar jelas dari desain UU Pemilu, terutama soal presidential threshold yang begitu kontroversial," terang Shohibul.

Sedangkan kaitannya dengan Gatot Nurmantyo, Shohibul Anshor menilai sang Panglima TNI secara tidak sengaja merancang dirinya sebagai sosok yang berpotensi memperkuat Jokowi di Pilpres 2019.

"Fakta yang tak terbantahkan hari ini adalah sosok Gatot Nurmantyo seakan tampil dalam pentas nasional untuk menjadi alter kekuatan dan potensi Jokowi meraih kembali kepemimpinan nasional untuk periode kedua. Saya tak melihat itu sebagai tujuan yang dirancang dengan sadar oleh Gatot Nurmantyo," jelasnya. 

Meski dia tak melihat ada niat Gatot menjadi Capres pada 2019, tetapi Gatot dapat berbalik menjadi ancaman bagi Jokowi jika rakyat semakin kehilangan kepercayaan terhadap kepemimpinan Jokowi.

"Jika dia nanti sudah berhenti dari tugas militer, kira-kira siapa yang bisa melarangnya untuk memenuhi permintaan rakyat di tengah krisis kepercayaan yang mulai menguat terhadap kepemimpinan Jokowi? Bagi para pendukungnya, berpasangan dengan Jokowi pada tahun 2019 bukan pilihan. Aspirasi itu jelas terbaca," demikian Shohibul. [ald]

Komentar Pembaca
Nursyahbani Katjasungkana - Derita Rakyat Tergusur (Bag.4)
Nursyahbani Katjasungkana - LGBT (Bag.3)
RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Bunga Untuk Hakim

Bunga Untuk Hakim

, 12 JULI 2018 , 14:22:00

JK Jadi Saksi

JK Jadi Saksi

, 12 JULI 2018 , 00:26:00