Verified

Menhan: Kesampingkan Ego Demi Utuhnya NKRI

Politik  SELASA, 10 OKTOBER 2017 , 16:30:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menhan: Kesampingkan Ego Demi Utuhnya NKRI

RMOL

RMOL. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu meminta institusi negara yang berpolemik soal pembelian senjata api membuang jauh ego masing-masing demi keutuhan NKRI.
"Sejak dulu saya selalu mengatakan kalau NKRI itu harga mati. Karenanya saya meminta kepada institusi yang terlibat isu senjata harus membuang jauh-jauh egonya," jelas Ryamizard usai menemui Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin di Kantor MUI, Jakarta (Selasa, 10/10).

Dia memastikan bahwa sangat tidak penting mempertahankan ego masing-masing, karena untuk memastikan NKRI tetap tegak sangat tidak perlu egoisme. Polemik soal pembelian senjata api yang sudah menjadi konsumsi publik adalah suatu hal yang tidak seharusnya terjadi. Karenanya sekali lagi dia mengingatkan bahwa NKRI harga mati.

Ryamizard mengatakan bahwa pertemuan dengan Kiai Maruf sudah direncanakan sejak lama. Namun, karena kesibukan masing-masing, pertemuan baru terselenggara kali ini.

"Sebenarnya sudah dua, tiga bulan lalu kita merencanakan pertemuan ini. Tapi karena saya yang sibuk atau pak kiai yang sibuk akhirnya pertemuan ini baru terlaksana sekarang. Silaturahmi itu sangat penting, karenanya kita selalu berusaha membangun persatuan dengan siapa pun," jelasnya.

Dalam pertemuan tersebut, Ryamizard didampingi Staf Khusus Arif Rahman. Sementara Kiai Maruf didampingi Wakil Sekjen PBNU Heri Azumi dan Wakil Ketua PBNU Masduki Baidowi. [wah]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00