Verified

Ambang Batas Usung Semangat Koalisi Dan Berujung Transaksional

Politik  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 00:57:00 WIB | LAPORAN: SAMRUT LELLOLSIMA

Ambang Batas Usung Semangat Koalisi Dan Berujung Transaksional

Ilustrasi/Net

RMOL. Penetapan ambang batas alias presidential treshold (PT) 20 persen membuka peluang terjadinya transaksional politik.
Pengamat Politik dari Universitas Jayabaya Igor Dirgantara menjelaskan, semua partai akan mengedepankan semangat koalisi ketimbang mengedepankan calon potensial yang dimiliki partai politik.

"Jadi benar bahwa adanya PT 20 persen memang mengusung semangat koalisi Parpol, dan biasanya  berujung transaksional," kata Igor di Jakarta, Selasa (10/9).

Bahkan, sambung dia, dengan PT 20% yang sudah disahkan DPR, parliamentary threshold (4%), sistem pemilu terbuka, Dapil magnitude ( 3-10 kursi), dan dengan metode konversi suara sainte lague murni, maka PDIP dan Presiden Jokowi memang lebih diuntungkan menuntaskan skenario 2 periodenya.

"Sekalipun tidak ada satupun Parpol yang bisa mengusung capresnya sendiri. Karena PDIP sekalipun sebagai parpol pemenang pemilu 2014 harus berkoalisi dengan Parpol lain untuk mencapai PT 20 persen. Itu karena petahana bisa dengan agresif dan leluasa melakukan politik dagang sapi kepada partai pengusungnya nanti," papar Igor.

Oleh karena itu, Director Survey & Polling Indonesia (SPIN) menilai dengan kondisi demikian lebih baik semua Parpol peserta Pemilu yang lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) diberikan kesempatan yang sama untuk mencalonkan atau mengusung calon presidennya tanpa PT (0 persen).

"Ini lebih menciptakan kompetisi dalam Pemilu yang sehat dan kandidat tidak tersandera oleh koalisi Parpol yang mengusungnya ketika menang," pungkasnya. [sam]

Baper Meter
 Loading...
Suka
Suka
0%
Kocak
Kocak
0%
Sedih
Sedih
0%
Marah
Marah
0%
Kaget
Kaget
0%
Tidak Peduli
Tidak Peduli
0%
Waspada
Waspada
0%
Takut
Takut
0%

Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

Rakyat Makin Susah Dipimpin Jokowi

, 20 OKTOBER 2017 , 17:00:00

Sigit Diperiksa KPK

Sigit Diperiksa KPK

, 20 OKTOBER 2017 , 03:50:00

Salat Maghrib Berjamaah

Salat Maghrib Berjamaah

, 21 OKTOBER 2017 , 00:50:00

Kritisi Jokowi-JK

Kritisi Jokowi-JK

, 21 OKTOBER 2017 , 05:01:00