Hanura

Setnov On Lagi...

Pimpin Rapat Golkar

 KAMIS, 12 OKTOBER 2017 , 09:42:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Setnov On Lagi...

Setya Novanto/Net

RMOL. Ketua DPR Setya Novanto sudah on lagi. Masalah kesehatan yang menggerogoti tubuhnya sepertinya sudah menjauh. Bahkan Ketum Partai Golkar itu sempat memimpin pertemuan tertutup rapat Partai Gorkar, di kantor DPP, kemarin.
Membaiknya kesehatan Novanto ditunjukkan melalui sikapnya saat berbincang dengan awak media sebelum rapat digelar. Novanto terkesan bersemangat, dia siap memimpin rapat.

"Ya alhamdulillah semakin membaik. Ya saya harus pimpin rapat, pertama kali. Mudah-mudahan bisa berjalan lancar," kata Novanto sebelum memasuki ruang rapat di Kantor DPP Golkar, Jakarta.

Sayangnya semangatnya Novanto agak berbeda dengan kondisi fisik yang ditampilkannya. Novanto kurusan. Saat ditanya mengenai kondisi badannya yang sedikit mengurus, Novanto mengatakan bahwa hal itu merupakan efek pengobatan. "Namanya juga habis berobat," ujarnya.

Apa isi rapat tertutup itu? Novanto enggan membocorkan materi rapat. Sekalipun, saat ini beredar rumor itu. Termasuk, mengorbankan Yorrys Raweyai sebagai Ketua Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Ditelusuri, Novanto datang ke ruang aula rapat sekitar pukul 14.30 WIB dengan berjalan kaki dari gedung pusat kantor Golkar. Kedatangannya sempat membuat ramai awak media yang mengambil gambar.

Usai masuk ke ruangan, Novanto langsung mengambil tempat di depan. Ketua Harian Golkar Nurdin Halid kemudian meminta awak media keluar ruangan karena rapat akan berlangsung tertutup.

Novanto pun langsung on. Dia masuk ruangan dan memimpin rapat selayaknya peranan Ketum Golkar.

Kondisi fitnya Novanto itu bukan tanpa perjuangan. Sebelum memimpin rapat, selama tiga pekan Novanto menjalani perawatan di dua rumah sakit berbeda. Pada 10 September, Novanto dirawat di RS Siloam Semanggi akibat penyakit vertigo dan gangguan ginjal. Novanto kemudian dipindahkan ke RS Premier Jatinegara pada 18 September akibat penyakit jantung dan sinus yang diidapnya.

Pada 29 September, Novanto memenangkan praperadilan atas status tersangkanya di kasus dugaan korupsi e-KTP. Tak lama berselang, Novanto dikabarkan sembuh dan keluar rumah sakit pada Senin 2 Oktober pekan lalu.

Di lain sisi, rapat perdana Partai Golkar yang dilakoni Novanto pascasakit itu berlangsung dengan pengamanan ketat. Ratusan personel kepolisian nampak berjaga di sekitar kantor DPP juga dengan dua kendaraan taktis milik Kepolisian disiagakan di dalam kantor DPP.

Setiap orang yang hendak masuk ke dalam kantor DPP juga ditanyai petugas kepolisian yang berjaga di pintu masuk. Bahkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono juga nampak meninjau Kantor Golkar pada jam dua siang. Penjagaan itu pun nampak berbeda dari hari biasanya di kantor pusat partai berlambang pohon beringin itu.

Apa isi rapat itu? Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyebutkan, ada pengambilan keputusan soal kesepakatan tim rekrutmen calon legislatif dengan pembagian tugasnya. Selain itu juga disampaikan adanya revitalisasi kepengurusan Partai Golkar.

"Kemudian Ketua Umum juga menyampaikan kepada seluruh peserta rapat pleno DPP Golkar tentang hasil pelaksanaan tugas atau mandat yang diberikan Rapimnas kedua Partai Golkar di Balikpapan tentang perlunya revitalisasi kepengurusan DPP Golkar," ujar Idrus.

Dia menjelaskan, revitalisasi kepengurusan Golkar ini dilakukan Novanto agar roda organisasi dapat berjalan sesuai harapan. "Revitalisasi kepengurusan DPP Golkar dilakukan ketua umum sebagai pelaksanaan tugas dan mandat yang diberikan oleh rapat pimpinan nasional Partai Golkar yang dilaksanakan di Balikpapan, Kalimantan Timur," paparnya.

Idrus mengatakan, ada sekian banyak pergeseran maupun penambahan personel kepengurusan. Dari 279 pengurus dilakukan revitalisasi berupa pergantian maupun pergeseran posisi sekaligus tambahan kader Partai Golkar. "Sekitar dari 279 menjadi 301 orang (pengurus) anggota rapat pleno DPP Golkar hasil revitalisasi," kata dia.

Salah satu yang mengalami revitalisasi pengurus adalah Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Partai Golkar Yorrys Raweyai digantikan dengan Letjen (Purn) Eko Widyatmoko. "Diantara sekian banyak yang dilakukan pergantian maka, salah satu diantaranya Letjen Purnawirawan Eko Wiratmoko, jadi sekarang ini Ketua Korbid Polhukam," pungkasnya. ***


Komentar Pembaca
Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

Jembatan Widang Di Tuban Ambruk

, 17 APRIL 2018 , 13:00:00

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

Suriah Kalahkan Amerika Serikat!

, 17 APRIL 2018 , 11:00:00

Syahganda Dan Eggi Sudjana Gabung PAN

Syahganda Dan Eggi Sudjana Gabung PAN

, 12 APRIL 2018 , 18:15:00

Pertemuan Tertutup PDIP-PKB

Pertemuan Tertutup PDIP-PKB

, 12 APRIL 2018 , 03:52:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00