Hanura

Panglima Gatot Dicekal AS, Jangan Kehilangan Marwah Keindonesiaan

 SENIN, 23 OKTOBER 2017 , 11:35:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Panglima Gatot Dicekal AS, Jangan Kehilangan Marwah Keindonesiaan

Roy Suryo/Net

RMOL. Publik diminta memakai kepala dingin dalam menyikapi larangan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo untuk memasuki wilayah Amerika Serikat pada Sabtu lalu (21/10).
Waketum DPP Partai Demokrat, Roy Suryo mengimbau jangan sampai menyikapi pencekalan tersebut dengan mengesankan emosi yang terlalu berlebihan.

"Harus kita respon dengan bijak, jangan kehilangan marwah keindonesiaan," ujar Roy di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (23/10).

Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga era SBY ini pun mengakui bahwa tindakan pemerintah Amerika Serikat sangat tidak pantas dilakukan terhadap petinggi negara.
Apalagi, lanjutnya, Panglima Gatot akan datang atas undangan dari angkatan bersenjata negeri Paman Sam dan sudah dilengkapi dengan semua dokumen perjalanan yang diperlukan.

"Artinya tidak dalam rangka pergi yang tidak diundang," tukas anggota Komisi I DPR itu.[wid]

Komentar Pembaca
DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

, 20 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00