Bawaslu Belum Terima Laporan Parpol Gagal Verifikasi KPU

Politik  SELASA, 24 OKTOBER 2017 , 17:47:00 WIB | LAPORAN: RANGGA DARMAWAN HARAHAP

RMOL. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum menerima adanya laporan resmi dari sejumlah partai politik yang tidak lolos verifikasi oleh Komisi Pemilhan Umum (KPU).
Hal itu diutarakan Anggota Bawaslu RI Ratna Demi Petalolo di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat (Selasa, 24/10).

Adapun jadwal pengaduan parpol sudah dibuka bawaslu hingga Kamis mendatang (26/10).

"Belum ada karena ini baru tahapan pengambilan formulir sampe saat ini belum ada parpol yang melaporkan hanya sebatas konsultasi saja," kata Dewi.

Partai Idaman dan PBB, menurut dia, juga belum memasukan laporannya secara resmi.

"Partai idaman juga baru mau ngambil form jadi yang melapor juga belum ada,"ucapnya.

Bawaslu, kata dia, akan memproses laporan Parpol selama 14 hari kerja. Mulai dari proses pemeriksaan kelengkapan berkas, proses klarifikasi antara pihak pelapor dan terlapor, hingga proses pengkajian akan dilakukan bawaslu.

"Khususnya ini kan penanganan pelanggaran jadikan kita memakai prosedur penanganan pelanggaran seperti yang selama ini kami lakukan pada tiga tahapan penting. Nanti ditahap pengkajian akan melahirkan keputusan," pungkasnya

Adapun 13 parpol yang dinyatakan tidak lolos oleh KPU, yakni Partai Indonesia Kerja (Pika), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Bhinneka Indonesia, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Islam Damai dan Aman (Idaman), PNI Marhaenisme, Partai Pemersatu Bangsa (PPB), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Rakyat, Partai Reformasi, Partai Republik, Partai Republikan, Partai Suara Rakyat Indonesia (Parsindo). [sam]

Komentar Pembaca
AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

AM Fatwa Sang Pejuang Sejati

, 14 DESEMBER 2017 , 13:00:00

Romo Franz Magnis Suseno - Ibu Theresa (Part 4)
Prabowo Diapit Anies Dan Sudirman

Prabowo Diapit Anies Dan Sudirman

, 13 DESEMBER 2017 , 17:25:00

Mengantar Sang Bintang Rock

Mengantar Sang Bintang Rock

, 11 DESEMBER 2017 , 07:46:00

Mukernas Kosgoro

Mukernas Kosgoro

, 12 DESEMBER 2017 , 18:29:00

Penanganan Banjir Era Anies Lebih Keren Dari Era Ahok
Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Pencalonan Titiek Soeharto Mentok di Jokowi

Politik11 Desember 2017 04:03

Indonesia “Terjebak” Dalam Lilitan “Benang Kusut” OKI
Mbak Sri Sudahlah Stop Utang<i>!</i>

Mbak Sri Sudahlah Stop Utang!

Suara Publik13 Desember 2017 12:56

Emil Disarankan Mundur Daripada Dipecat

Emil Disarankan Mundur Daripada Dipecat

Politik12 Desember 2017 11:03