Hanura

Panglima TNI Mengizinkan Pangkostrad Untuk Pensiun Dini Dan Jadi Kepala Daerah

 JUM'AT, 22 DESEMBER 2017 , 09:59:00 WIB | LAPORAN:

RMOL. Kepala Pusat Penerangan TNI Fadhilah meluruskan pemberitaan soal jalan Letjen TNI Edy Rahmayadi menuju Pilkada Sumatera Utara 2018 dihambat oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melalui surat perubahan keputusan Pemberhentian dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan TNI untuk 16 perwira.
Fadhilah menekankan Panglima TNI sebetulnya sudah memberikan izin kepada Edy yang masih menjabat sebagai Pangkostrad itu untuk pensiun diri dan maju di Pilgub Sumut.

"Prinsipnya Panglima mengizinkan, saat ini administrasi sedang berproses sesuai prosedur yang berlaku," kata Fadhilah kepada wartawan, Jumat (22/12).

Fadhilah pun mengaku wajar ada isu-isu liar diluar yang menganggap jika keputusan Panglima TNI menganulir rotasi itu tidak untuk menghambat langka Edy maju dalam Pilgub Sumut.

"Pendapat orang kan macam-macam," bantah Fadhilah.

Sebelumnya, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga mengaku tak pernah mempermasalahkan rencana Edy Rahmayadi untuk pensiun dini dan maju di pilkada. Pasalanya menurut Hadi, mencalonkan diri sebagai kepala daerah merupakan hak Edy sebagai warga negara.

"Ya, haknya. Haknya Pangkostrad," kata Marsekal Hadi di Monas, Jakarta, Kamis (21/12) kemarin. [san]


Komentar Pembaca
Pianis Muda Indonesia Peraih Penghargaan Internasional
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Foto Bersama Para CEO Astra

Foto Bersama Para CEO Astra

, 20 APRIL 2018 , 00:10:00

Kuba Pasca Generasi Castro

Kuba Pasca Generasi Castro

, 19 APRIL 2018 , 09:59:00