Golkar Janji Kawal Negosiasi Divestasi Saham Freeport

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 00:22:00 WIB | LAPORAN: UJANG SUNDA

Golkar Janji Kawal Negosiasi Divestasi Saham Freeport

Ilustrasi/Net

RMOL. Fraksi Golkar DPR memandang bahwa langkah pemerintah dalam renegosiasi kontrak dengan Freeport sudah sangat tepat dan sesuai dengan keinginan masyarakat. Karena itu, Golkar siap mengawal proses renegosiasi itu sampai selesai dan tercapai sesuai tujuan.
"Kami mendukung kebijakan Pemerintah. Kami akan mengawal sampai proses renegosiasi selesai, sesuai arahan Presiden Jokowi," ujar Anggota Fraksi Golkar DPR Dito Ganinduto di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/1).

Renegosiasi dengan Freeport meliputi empat hal, yaitu divestasi saham sebesar 51 persen, pembangunan pabrik pemurnian konsentrat atau yang dikenal smelter, penaikan pajak, dan peningkatan iklim investasi.

Proses renegosiasi berjalan agak alot. Namun, Dito yakin, dengan keteguhan dan ketegasan Presiden Jokowi, negosiasi akan berhasil sesuai harapan.

"Kita mempercayakan kepada pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi sudah punya niak sangat baik, yaitu divestasi saham sebesar 51 persen. Sekarang, pemerintah sudah melaksanakan proses renegosiasi itu sesuai arahan Presiden Jokowi. Kami meyakini, ini akan selesai di awal tahun ini," ucap anggota Komisi VII DPR ini.

Untuk kementerian-kementerian yang terkait dengan renegosiasi itu, Dito meminta tetap konsisten dan memegang teguh arahan Jokowi. Selain itu, kementerian terkait juga harus bekerja cepat sehingga Freeport bisa kembali beroperasi dan melanjutkan proyeknya.

"Jika proyeknya berjalan, tentu akan menambah pendapatan pendapat negara, tandasnya.

Sebelumnya, saat menghadiri Rakornas 2018 Bara JP di Rote Ndao, Senin lalu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa Pemerintah tidak akan menyerah dalam mengusahakan divestasi Freeport sebesar 51 persen.

Meskipun negosiasi berjalan alot, Pemerintah tidak akan mundur.

"Sudah tiga tahun enggak rampung, alot banget. Enggak apa-apa alot, asalkan jangan mau kalah. Masak dapat 9,3 persen diam saja semuanya. Saya sudah perintahkan minimal 51 persen," tegas Presiden.

Jokowi tak memerinci target penyelesaian negosiasi itu, ia hanya berjanji akan mengumumkannya bila seluruh proses negosiasi sudah rampung. Yang pasti, Pemerintah juga tidak akan menyerah hingga memperoleh porsi saham yang lebih besar di Freeport.

"Freeport lagi diurus. Kita ingin saham kita lebih besar. Nanti, kalau sudah rampung, saya akan jelaskan," kata Jokowi. [nes]


Komentar Pembaca
Penembakan Kader Prabowo, Bukan Soal Politik!
Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

, 22 JANUARI 2018 , 17:00:00

Pesawat Hercules TNI Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Asmat
Kang Emil Angkat Koper

Kang Emil Angkat Koper

, 20 JANUARI 2018 , 20:57:00

Pengerukan Kali Ciliwung

Pengerukan Kali Ciliwung

, 20 JANUARI 2018 , 17:31:00