Kritik Dan Debat Sangat Boleh, Tapi Sampaikan Dengan Santun

Dihina, Buya Syafii Memaafkan

 KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 10:04:00 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kritik Dan Debat Sangat Boleh, Tapi Sampaikan Dengan Santun

Buya Syafii Maarif/Net

RMOL. Sikap Buya Syafii Maarif yang memaafkan orang yang telah menghinan­ya di medsos mendapatkan banyak pujian. Namun warganet yang kesal, berharap penghina Buya tetap diproses secara hukum.
Perbuatan tidak menyenangkan baru saja dialami Buya Syafii Maarif pada Desember lalu. Saat itu Buya membuat tulisan tentang "Khilafah Mimpi Di Siang Bolong".

Namun sebuah akun Facebook bernama Nunik Wulandari Dwi menanggapi tulisan Buya dengan cara negatif. Akun ini melontarkan hinaan kepada bekas ketua umum PP Muhammadiyah tersebut den­gan kata-kata yang tidak pantas.

"Bangkeeee ni aki-aki…. Udah pikun bukannya banyakin dzikir buat bekel mati… apa masih pantes orang kaya gini disebut buya?..." tulis akun tersebut.

Namun bukannya marah, pendiri Maarif Institute ini mengaku sudah memaafkan pelaku. "Iya saya maafkan saja. Semoga mereka lekas sadar bahwa itu salah," ucap Buya saat jumpa dengan wartawan di Jakarta.

Sikap Buya Syafii ini pun menjadi perbin­cangan dan simpatik dari warga dunia maya. "Luar biasa, andai semua org seperti beliau, tentram negeri ini." @dolychristian.

"Salam.. buya, semoga tetap sehat dan panjang usia, Indonesia masih butuh anda," puji akun @mpu_gandrik.

"Setuju pak. Insya Allah justru bapak akan dimuliakan Allah. Orang yang suka menghina hatinya terisi dg hasat dan prib­adi negatif," tulis akun @Anggrainicuet.

"Sehat selalu, Buya..engkau memang Buya kami yang Bijaksana, Sederhana dan Arif..salah satu putera terbaik bangsa..," tambah akun @Merasi.

"Beruntung Indonesia masih punya tokoh seperti Buya. Sehat selalu," kata akun @motrek.

"Kritik, debat, nggak setuju apapun na­manya. Kenapa tidak disampaikan dengan santun. Di suku dan daerah manapun di negara ini nggak ada ajaran jadi biadab," semprot akun @m4zbow.

"Kalau Buya dihina gitu, rasanya mau marah banget. Tapi isin sama Buya nya, sabar banget," tutur akun @delicooljelly1.

"Sayapun tidak habis pikir kenapa Ulama se arif Gus Mus, Quraish Shihab dan Buya Syafii kok dihina dan difitnah," cuit akun @Bintilswatul.

"Walaupun Buya Safii sering dihina, drajat bilau tidak akan luntur," ujar akun @anyunamir.

"Teringat lagi ketika buya syafii maarif dihina dan dilecehkan ketika beliau menyampaikan pandangan nya di suatu acara," tutur akun @Esanosuke.

Akun @ogieharnoko mengaku heran dengan sikap orang yang menghina, pada­hal Buya menyampaikan pandangan yang baik. "Buya mengingatkan hal baik kok dihina?" kata akun @ogiehernoko.

"Tolong Buya jangan dihina, beliau sudah jadi Ulama Besar mungkin anda be­lum lahir," ujar akun @MilanoGlasArt.

Akun @MorhaDedy menganggap sikap Buya patur menjadi contoh untuk semua. "Buya Syafii mampu membawa kedamain anak bangsa. Maaf dan memaafkan sifat yang paling mulia. Jiwamu perlu kami teladeni," cuit akun @MorhaDedy.

Masyarakat berharap kepolisian bergerak cepat dalam menangkap pelaku yang me­nyebarkan kebencian dan provokasi yang membuat masyarakat awam terpengaruh. "Mari Buya... kita lawan garis keras ini dengan kelembutan. semoga mereka sadar kalau Islam itu damai, bukan brutal dan asal tuduh. Tapi hukum harus tetap ditegakan," ajak akun @watonklakon.

"Banyak pengguna media sosial dan komentar-komentar yang masih sering menggunakan kata-kata kasar, ini adalah indikasi rendahnya ilmu pengetahuan dan wawasan orang tersebut. Lompatan teknologi informasi tidak sejalan dengan pemahaman atas ilmu dan wawasan peng­guna medsos," tutur akun @Bektiyono.

"Bnyk yg sudah disumbangkan oleh Buya Syafii terhadap negeri ini dalam dun­ia pendidikan dll. Lantas para penghina beliau apa sumbangsihnya?" tanya akun @AdutSuradut1.

"Buya Syafii Mariif... seorang Ulama dan Cendikiawan yg punya integritas dan sdh sangat teruji kenegarawannya dan sudah banyak makan asam garam jadi kalau orang-orang masih suka menfitnah dengan kata-kata yang kasar itu sudah sangat keterlaluan, patut diproses hukum," tegas akun @Mugiyono. ***


Komentar Pembaca
Penembakan Kader Prabowo, Bukan Soal Politik!
Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

Supir Angkot: Hak Kami Direbut Anies!

, 22 JANUARI 2018 , 17:00:00

Pesawat Hercules TNI Angkut Bantuan Kemanusiaan Untuk Warga Asmat
Kang Emil Angkat Koper

Kang Emil Angkat Koper

, 20 JANUARI 2018 , 20:57:00

Pengerukan Kali Ciliwung

Pengerukan Kali Ciliwung

, 20 JANUARI 2018 , 17:31:00