Hanura

Romi: Putusan MK Soal PT Membuka Peta Pertarungan Pilpres 2014

 JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 00:09:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Romi: Putusan MK Soal PT Membuka Peta Pertarungan Pilpres 2014

Foto/Net

RMOL. Ketua Umum PPP Romahurmuziy menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak uji materi ambang batas pencalonan presiden (Presidential Threshold/PT).
Menurut Romi keputusan MK sudah tepat, alasannya DPR dan pemerintah menentukan besaran PT berdasarkan Undang-Undang Dasar (UUD) 45. Dengan putusan tersebut, partai politik atau gabungan partai politik harus mengantongi 20 persen kursi di DPR RI dan 25 persen suara sah nasional pada Pemilu 2014 lalu untuk bisa mengusung pasangan Capres dan Cawapres.

"Jadi kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada MK yang kukuh dengan argumentasinya untuk menetapkan PT," kata pria yang akrab disapa Romi ini, seperti keterangan tertulisnya Kamis (11/1).

"Dengan keputusan MK ini, maka kepastian sistem presidensial kita akan kuat," imbuhnya.

Romi meyakini bahwa tidak ada satupun partai yang mampu mencapai ambang batas sebesar itu. Artinya, semua partai diwajibkan untuk bergabung. Dengan berkoalisi, sambung Romi, pemerintahan ke depan sudah pasti kuat.

Untuk itu, Romi memprediksi bahwa Pilpres 2019 nanti hanya bakal diisi oleh dua pasangan calon. Nah, jika dilihat dari peta politik yang ada, dia memprediksi Joko Widodo akan kembali berhadpan dengan Prabowo Subianto.

"Dan itu hanya akan mengulang kembali peta pertarungan 2014," ujar Romi.

Sebelumya, MK menolak uji materi pasal 222 Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang diajukan Partai Idaman yang teregistrasi dengan nomor 53/PUU-XV/2017. [nes]

Komentar Pembaca
Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

Jadi Presiden, Ini Program Rizal Ramli

, 21 APRIL 2018 , 11:00:00

Wujudkan Pemikiran Bung Karno dan Kim Il Sung
Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

Spanduk #2019GantiPresiden Terbesar

, 19 APRIL 2018 , 01:12:00

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

Solidaritas Untuk Rocky Gerung

, 17 APRIL 2018 , 21:28:00

Di Tengah Cakra Buana

Di Tengah Cakra Buana

, 15 APRIL 2018 , 10:57:00