Hanura

Prediksi PPP, Jokowi Dan Prabowo Kembali Duel Di 2019

 JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 16:53:00 WIB | LAPORAN: WAHYU SABDA KUNCAHYO

RMOL. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memprediksi Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra bakal bertemu kembali di Pilpres 2019.
Demikian disampaikan Ketua Umum PPP Romahurmuziy terkait putusan Mahkamah Konstitusi yang menolak uji materi pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum.

"Dengan peta survei elektabilitas yang sekarang ini hanya akan ada kembali dua calon, yaitu yang telah diusung oleh PPP Pak Jokowi. Dengan sejauh ini Pak Prabowo yang kemungkinan akan maju lagi," beber Romi kepada wartawan, Jumat (12/1).

Menurutnya, penolakan MK membuat pasal yang mengatur mengenai ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) tetap berlaku seperti sebelumnya.

Romi sendiri mengapresiasi putusan tersebut. Sebab, presidential threshold diperlukan agar mendapatkan calon-calon presiden yang berkualitas.

"Bahwa presidential threshold adalah cara kita untuk melakukan seleksi terhadap keinginan seluruh warga yang ingin maju. Sehingga memang itu diserahkan pada pembentuk UUD," katanya.

Lanjut Romi, parpol atau gabungan parpol harus memiliki perolehan 20 persen kursi DPR atau 25 persen suara sah nasional pada 2014 lalu untuk mengusung pasangan capres di Pilpres 2019 nanti. Dalam arti, tidak ada parpol yang bisa mengusung pasangan calon sendiri.

"Itu hanya akan mengulang kembali peta pertarungan 2014, "imbuh Romi. [wah]


Komentar Pembaca
Jokowi Berupaya Mengunci Mitra Koalisi
Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

Menteri Yang Nyaleg Harus Mundur!

, 20 JULI 2018 , 13:00:00

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

RR Terima Kiai Muda Jabodetabek

, 17 JULI 2018 , 20:39:00

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

Massa PDIP Vs Hummer Hary Tanoe

, 17 JULI 2018 , 21:28:00

Dukung Potensi Gresik Berkembang

Dukung Potensi Gresik Berkembang

, 15 JULI 2018 , 05:16:00