Prodem Dukung Menteri KKP Menenggelamkan Jongos Kaum Neoliberal!

 MINGGU, 14 JANUARI 2018 , 14:27:00 WIB | LAPORAN: WIDYA VICTORIA

Prodem Dukung Menteri KKP Menenggelamkan Jongos Kaum Neoliberal<i>!</i>

Foto: BBC

RMOL. Prestasi Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dipandang sudah terbukti bikin takut para maling ikan dari luar negeri ataupun dalam negeri.
Namun belakangan, Menteri Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan dan Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta aksi menenggelamkan kapal perikanan asing ilegal dihentikan.

"Lah kalau sekarang ada orang yang minta dihentikan apa yang dikerjakan Susi kita patut curiga sebenarnya dia memperjuangkan kepentingan siapa? ini lah kalo masih banyak pejabat tinggi negara bermental jongos," kritik Sekjen Prodem, Satyo Purwanto, Minggu (14/1).

Menurut Satyo, Menteri Susi telah memberlakukan peraturan yang ketat dengan penerapan sanksi keras demi melindungi laut Indonesia. Tindakan tegas Menteri Susi dalam menenggelamkan kapal terlihat dari catatan Prodem yang dihimpun dalam tiga tahun terakhir sebanyak 363 kapal sudah ditenggelamkan, yang terdiri dari kapal asing berbagai ukuran dari berbagai negara. Laut Indonesia menjadi terjaga dengan baik, nelayan-nelayan Indonesia dapat memaksimalkan tangkapan mereka, ikan begitu melimpah dan harganya pun semakin terjangkau oleh rakyat banyak. Bahkan, sentra-sentra pelelangan ikan pun mulai banyak terbangun.

"Secara overall pengelolaan hasil laut kita mengalami banyak kemajuan. Ketika justru Wapres dan Menko Maritim tiba-tiba memberikan perintah distop masyarakat pasti bingung, karena penenggelaman kapal pencuri ikan jelas memberikan dampak positif, apalagi dengan alasan tidak sesuai aturan dan UU, ini jelas ngawur banget," tegasnya.

Sebab, faktanya hukuman dengan efek jera sudah diatur oleh UU 45/2009 tentang perikanan dan penenggelaman kapal asing ilegal yang terbukti melakukan praktik pencurian ikan. Kebijakan ini sudah diputus oleh pengadilan. Bilapun ada negara asing yang protes terkait hal itu dinilainya sangat wajar.

" Tapi kita sebagai negara berdaulat mesti tegas menolak dan bukan malah tunduk oleh kemauan negara asing ataupun pihak-pihak yang terganggu karena kapal kapal pencurinya ditenggelamkan," terangnya.

"Prodem mendukung Menteri KKP menenggelamkan siapapun yang menjadi jongos kaum neoliberal," imbuh aktivis yang akrab disapa Komeng ini, menekankan.[wid]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Sri Mulyani Bikin Indonesia Rugi Ratusan Triliun
Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

Pertemuan Sahabat Lama Setelah 10 Tahun

, 18 JANUARI 2018 , 16:05:00

Desak Bamsoet Mundur

Desak Bamsoet Mundur

, 18 JANUARI 2018 , 21:29:00

Pelantikan KSAU Baru

Pelantikan KSAU Baru

, 18 JANUARI 2018 , 01:04:00