Hanura

TKI Kembali Meninggal, Ketua DPR: Negara Tidak Boleh Lepas Tangan

 SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 12:39:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

TKI Kembali Meninggal, Ketua DPR: Negara Tidak Boleh Lepas Tangan

Bambang Soesatyo/RMOL

RMOL. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyayangkan terulangnya kasus penyiksaan tenaga kerja Indonesia di luar negeri hingga harus kehilangan nyawa.
Bambang menyebut bahwa negara sudah terikat dengan kewajiban untuk melindungi seluruh warga negara. Utamanya terhadap tenaga kerja di luar negeri, yang cukup sering menjadi korban kekekerasan dan tidak jarang kehilangan nyawa.

"Negara wajib melindungi warga negaranya di dalam negeri maupun di luar negeri," tegas Bamsoet sapaan akrabnya, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2).

Bamsoet menegaskan juga bahwa dia sebagai pimpinan DPR akan meminta kepada Komisi IX DPR yang merupakan mitar dari BNP2TKI untuk berkoordinasi dalam melakukan penyelidikan terhadap ksus terbaru di mana TKI asal Medan menjadi korban penyiksaan hingga tewas oleh majikannya di Malaysia.

"Kami akan meminta komisi terkait untuk memberi perhatian penuh dalam hal ini dengan memanggil mitranya atau pemerintah untuk menjelaskan dan kemudian menyelidiki penyebab dari kematian tersebut," jelasnya.

"Negara tidak boleh lepas tangan dari nasib atau kematian warga negaranya," tukas Bamsoet yang merupakan politisi Golkar itu.

Seorang TKI asal Medan, Sumatera Utara bernama Adelina meninggal pada Minggu (11/2) di rumah sakit. Sebelum meninggal ia mendapat penyikasaan dari sang majikan hingga harus tidur di beranda rumah majikannya dalam satu bulan terakhir bersama seekor anjing jenis Rottweiler sebelum akhirnya dievakuasi tim penyelamat. [rus]

Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Komunitas Tionghoa Kapok Dukung Jokowi
Maradona Dampingi Maduro

Maradona Dampingi Maduro

, 18 MEI 2018 , 02:14:00

Buka Puasa Bersama Di Istiqlal

Buka Puasa Bersama Di Istiqlal

, 17 MEI 2018 , 19:22:00

Penghargaan

Penghargaan "Inspirator Bangsa"

, 17 MEI 2018 , 05:56:00