Hanura

REVISI UU MD3

Pengalaman Buruk DPR Panggil Gubernur Jadi Alasan Di Balik Pasal 73

 SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 17:52:00 WIB | LAPORAN: SWARA SETIA

Pengalaman Buruk DPR Panggil Gubernur Jadi Alasan Di Balik Pasal 73

Supratman Andi Agtas

RMOL. DPR RI punya alasan khusus mengapa menambahkan kata "wajib" pada pasal 73 dalam revisi UU 17/2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3).
Di sana diatur bahwa kepolisian "wajib" membantu DPR memanggil paksa pihak yang diperiksa DPR tetapi bersikeras tidak mau datang.

Ketua Badan Legislatif (Baleg) DPR RI, Supratman Andi Agtas, menjelaskan, pasal itu dianggap perlu berangkat dari pengalaman Komisi III DPR yang pernah gagal menghadirkan seorang gubernur dalam rapat.

"Ini kejadian di Komisi III, panggilan kepada salah seorang Gubernur. Sudah dipanggil secara patut dan sah menurut hukum, tiga kali panggilan berturut-turut tidak hadir," ujar Supratman saat ditemui di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (13/2).

Dalam catatan redaksi, gubernur yang pernah dipanggil tiga kali oleh Komisi III tetapi bersikeras tidak mau memenuhinya adalah Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo.

Selain itu, menurut Supratman, soal panggilan paksa juga pernah ada di dalam UU 17/2014 sebelum akhirnya direvisi.

DPR RI dapat meminta bantuan kepolisian untuk memanggil paksa orang yang dianggap penting untuk dihadirkan. Namun, masih menurut Supratman, kepolisian akan membantu jika hukum acaranya jelas.

"Karena itu diperjelaslah hukum acara pemanggilan paksa. Bagaimana mekanismenya? Kami serahkan kepada peraturan kepolisian yang akan dibuat oleh kepolisian, selambat-lambatnya pada enam bulan setelah UU ini diundangkan," terang Supratman. [ald]

Komentar Pembaca
DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

Tak Ada Nama SBY-Ibas Di Kasus KTP-El

, 20 FEBRUARI 2018 , 13:00:00

SBY Lantik AHY

SBY Lantik AHY

, 18 FEBRUARI 2018 , 00:31:00

Tumpeng Golkar Untuk OSO

Tumpeng Golkar Untuk OSO

, 13 FEBRUARI 2018 , 17:33:00

Yang Lolos Dan Tak Lolos

Yang Lolos Dan Tak Lolos

, 18 FEBRUARI 2018 , 01:23:00